Wabup Thoriq Modanggu : Hukum Pasar Tak Boleh Dibiarkan, Kalau Merugikan rakyat

22
Wakil Bupati Gorontalo Utara Thoriq Modanggu
Wakil Bupati Gorontalo Utara Thoriq Modanggu

Gorut, MEDGO.ID — Untuk lebih mengantisipasi terjadinya inflasi diberbagai sektor terutama pangan dan pertanian ini menjadi perhatian khusus oleh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Gorontalo dan Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara dalam menekan lajunya inflasi. Kegiatan tersebut digelar di gedung Gerbang Emas. Jumat (19/03/2021)

Dalam gelar rapat tersebut Wabup menjelaskan beberapa  poin penting dari kebutuhan pokok pangan atas ketidak-stabilan harga di pasaran.

Lihat : Ayah Bejat IniTega Menghamili Putri Kandungnya Sampai Melahirkan Anak

“Ini sebenarnya langkah kongkrit Pemerintah Daerah dalam menjaga stabilitas harga untuk mengendalikan inflasi,” imbuh Thoriq.

Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) akan terus berupaya semaksimal mungkin dalam capaian inlfasi, untuk itu Wabub berpesan agar segera mendata apa saja yang menjadi penyebab inflasi terhadap hukum pasar.

BACA JUGA  Sosialisasikan E-Dumas Presisi, Irwasda Polda Gorontalo Sambangi Ombudsman Gorontalo

“Sebenarnya secara hakikat TPID ini, baik Bupati maupun Wabup, Sekda, dan semua yang masuk dalam Tim Pengendalian Inflasi Daerah, kerena ini adalah tugas negara yang untuk memastikan bahwa masyarakat itu bisa memastikan hidup memenuhi kebutuhannya, baik sandang,dan lainya.

“Karena itu inflasi harus di jaga dan di kendalikan. Hukum pasar tidak bisa bermain begitu saja, maka kalau di serahkan kepada hukum pasar maka yang banyak modal dan banyak uang yang bisa hidup rakyat miskin yang jadi susah,” tandas Thoriq.

BACA JUGA  Pemda Gorut  Siapkan Perda Untuk Pengelolaan Parawisata

Dari akhir akhir menutup rapat Wabup menyampaikan bahwa pertemuan ini penting, tapi lebih penting lagi tindak lanjut dari pertemuan ini.(Inong)

Reporter : Suripno Ar Onge

Ucapan Selamat Puasa Rektor UNG Dr Eduart Wolok

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here