Untuk Menepis Isu Tak Sedap, Begini Kata Yakop Yusuf Musa!

BOALEMO, MEDGO.ID – Aroma tak sedap kembali menerpa Badan Kepegawaian Daerah (BKD-Diklat) Kabupaten Boalemo misalnya tahun 2023 seluruh pegawai non ASN diberhentikan secara masal.

Selanjutnya pegawai non ASN yang tidak dimasuk dalam daftar pegawai non ASN tidak diusulkan dalam daftar PPPK, kemudian ASN yang terlibat melanggar kedisiplinan namun terkesan tidak ada tindakan dan begitu juga guru yang sudah pensiun namun masih menerima gaji karena masih mengajar.

Tetapi kabar tersebut dijawab secara santai oleh Plt Kepala BKD-Diklat Boalemo, Yakop Yusuf Musa di dampingi Sekretaris dan kepala-kepala bidang, diruang kerjanya, Kamis (11/8/2022).

Memang benar kabar tersebut kata Plt BKD-Diklat Yakop Yusuf Musa dan itu sudah ada surat edarannya dan setelah kembali dikonsultasikan ke pemerintah pusat dimana pusat meminta data dari BKD-Diklat sesuai analisa jabatan (Anjab ABK) dari setiap OPD, setelah itu data tersebut dikirim.

BACA JUGA  Bupati Boalemo Darwis Moridu : Jangan Ada Yang Tak Dapat Bantuan, Saat Covid-19 Ini

Sebab boalemo sendiri pegawai non ASN berjumlah 2.670 orang yang memang mendapat perhatian dari publik jelas Plt BKD-Diklat Yakop Yusuf Musa, jadi tidak ada hubungannya pegawai non ASN dengan PPPK atau CPNS karena sistem rekrutmennya secara online, jika nanti ada koata PPPK atau CPNS, pegawai non ASN tidak mendaftar dalam aplikasi tersebut maka jangan harap bisa menjadi PPPK atau CPNS.

BACA JUGA  Bupati Anas Jusuf Sampaikan Ini Pada Penyerahan SPPT PBB Tahun 2021

Sehingga ada nama atau tidak dalam daftar pegawai non ASN, jika ada koata penerimaan baik PPPK atau CPNS kalau dia mendaftar dan ikut seleksi, jika dia lolos maka dia berhak menjadi pegawai P3K atau CPNS.

Lanjut Plt BKD-Diklat Yakop Yusuf Musa, saat ini juga pihaknya sedang berusaha bagi guru yang sudah pensiun sejak tahun kemarin sesuai data berjumlah 40-an orang tapi masih mengajar dan menerima gaji, jika masih ingin mengajar maka silahkan lanjutkan studi bagi guru tamatan SMA atau sederajat sebab batas pensiunnya 58 tahun.

Kemudian mengenai ASN yang melanggar disiplin, pihaknya juga sudah melakukan langka-langka dan tahapan-tahapan sesuai aturan hingga solusi, tetap akan ada sanksi tanpa menjelaskan secara rinci sanksi apa yang akan diberlakukan bagi ASN yang melanggar disiplin.

BACA JUGA  Plt BKD Yakop Musa : Setelah Pendataan Non ASN Akan Ada Uji Publik

Jadi, saya berharap bagi pegawai non ASN kalau ada koata penerimaan P3K atau CPNS, silahkan mendaftar diaplikasi yang telah disediakan dan saat ini BKD-Diklat telah mengusulkan koata P3K dan CPNS sehingga pihaknya masih menunggu.

Dan juga bagi guru-guru yang sudah pensiun kalau tidak lagi melanjutkan studi maka segera berkoordinasi dengan dinas untuk menjaga hal-hal yang akan terjadi nanti. (Adv).