Unjuk Rasa Penolakan Kenaikan BBM di Gorontalo Dibubarkan Aparat

Kota Gorontalo, Medgo.ID — Aksi unjuk rasa penolakan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi di depan SPBU Bundaran Saronde Kota Gorontalo dibubarkan paksa aparat kepolisian.

Pasalnya, sesuai dengan surat pemberitahuan aksi unjuk rasa yang dijadwalkan pada hari ini, Jumat (09/09/2022) Pukul 13.00 Wita, oleh aliansi merah putih itu melebihi batas waktu yang telah ditentukan.

BACA JUGA  Tok !!! 55 Desa dan 5 Kecamatan Bone Pesisir Sah Jadi Satu Kabupaten

“Jadi sampai dengan pukul 18.10 Wita masa belum mau membubarkan diri dan tetap bertahan melaksanakan orasi orasinya, berdasarkan peraturan bahwa pembatasan waktu unjuk rasa, maka saya mengambil sikap untuk memberikan himbauan dan dan peringatan agar masa aksi membubarkan diri,” jelas Kapolres Gorontalo Kota Akbp Ardi Rahananto

BACA JUGA  Masih Berlanjut, Seluruh Mahasiswa Gorontalo Turun ke Jalan Tolak Kenaikan BBM

Setelah diberikan himbauan dan peringatan, sekitar pukul 18.30 Wita, kata Akbp Ardi, massa aksi membubarkan diri dengan aman dan kondusif.

“Himbauan dan peringatan yang saya lakukan berdasarkan regulasi yaitu Pasal 6 ayat (2) Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2008, batasan waktu yang dibolehkan untuk melaksanakan menyampaikan pendapat dimuka umum atau Unras yaitu antara pukul 6 pagi hingga pukul 6 sore atau 18.00 WITA ,” Tandas AKBP Ardi