Tingkatkan Kesadaran Hukum Kepada Masyarakat, Pemdes Popalo Gelar Penyuluhan Hukum

Gorut MEDGO.ID – Dalam upaya meningkatan kesadaran hukum kepada masyarakat, Pemerintah desa (Pemdes) Popalo, Kecamatan Kwandang mengelar penyuluhan Hukum.

Penyuluhan hukum ini mengikutsertakan kurang lebih 40 orang dari perwakilan masyarakat desa, baik dari Pemerintah desa, kurang taruna, pemangku adat, BPD, dan perwakilan kelompok tani.

BACA JUGA  Pemerintah Desa Posso Siapkan 5 Program Desa Berskala Prioritas

Kegiatan ini dilaksanakan di ruang aula kantor desa Popalo, dan juga ikut menghadirkan para pemateri dari Polres Gorontalo Utara, Inspektorat Gorut, DPMDes,Tim ahli, Camat Anggrek, dan Kejaksaan negeri (Kejari) Gorut. Kamis,(30/12/2021).

BACA JUGA  Warga Yang Terkena Dampak Banjir Inginkan Solusi Dari Pemerintah

Maksud tujuan hukum ini adalah untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, terutama masyarakat yang jauh dari informasi tentang hukum, sehingganya masyarakat bisa mengerti dan sadar akan hukum.

Pada kesempatan itu, Kasat Reskrim Iptu Fahmi Sjam, dalam penyampaian materinya memberikan dua hal yaitu tentang pengetahuan dasar, dan kesadaran hukum.

BACA JUGA  Desa Molsel Mewakili Kabupaten Gorut dalam Lomba Germas

Fahmi, menjelaskan, ini dari dua hal terpisah, pengetahuan hukum tentu ilmu hukum, masalah bagaimana dan apa itu hukum.

Kasat Reskrim Polres Gorontalo Utara, Fahmi Sjam, saat memberikan materi, didampingi Camat Anggrek, Abdullah Kadir, dan Kades Popalo, Gaflan Bausin. (Foto: Inong)

“Kesadaran hukum adalah suatu sikap batin kita yang menyikapi bagaimana ketika kita tahu hukum. Berbicara masalah hukum ini sangatlah luas, seluas kehidupan masyarakat.” ucap Fahmi.

BACA JUGA  Pemdes Langge Salurkan BLT tahap 2, 3, 4, Dan 5 Diserahkan Langsung Pada Bulan Agustus Ini.
BACA JUGA  Indra Yasin Percantik Area Depan Kantor Bupati, Kawasan Jogging Track

Lanjutnya lagi, karena di setiap negara pasti ada aturan hukum yang mengatur, walaupun mungkin ada negara yang masih menganut negara kekuasaan. Namun demikian tetap dibalut atau diikuti oleh yang namanya hukum.

Fahmi, menuturkan, bahwa hukum itu hidup dan berkembang di tengah-tengah komunitas, dan di tengah-tengah kelompok masyarakat, sebab hukum itu ada karena ada masyarakat.

BACA JUGA  Hanyut Dibawa Arus Sungai, TMMD Ke-112 Kodim 1304 Gorontalo Penuh Tantangan

“Terkait ilmu hukum, ruang lingkup hukum itu sendiri sangatlah luas, didalam ilmu hukum yang kita pelajari ada yang namanya ilmu hukum pidana, ada namanya ilmu hukum perdata, ada namanya ilmu hukum-

tata negara, hukum administrasi negara, dan masih banyak lagi, dan ada yang diplesetkan ada hukum rimba katanya. Namun demikian yang perlu saya garisbawahi disini tugas dan peran kita sebagai anggota kepolisian.” ujar Fahmi.

BACA JUGA  Antisipasi Zona Hitam Covid-19, Ini Yang Dilakukan Pemdes Molingkapoto Selatan (MolSel) Kwandang

Sambung Fahmi mengatakan, polisi diberikan kewenangan ada 3, yang pertama adalah sebagai harkamtibmas, pemelihara keamanan dan ketertiban masyarakat.

BACA JUGA  Kades Botungobungo Resmi Tutup Kegiatan Karang Taruna, Lomba Kesenian Dan Olahraga
Kasat Reskrim Polres Gorontalo Utara, Fahmi Sjam, saat foto bersama aparat desa Popalo. (Foto: Inong)

“Nah, pertanyaannya ketertiban dan kemanan masyarakat siapa yang mewujudkan? kalau Polisi hanya memelihara, tentu yang memelihara adalah Polisi yang mewujudkan-

adalah kita semua. Nah, kita Polisi ini hadir hanya untuk memelihara, menjaga jangan sampai keamanan dan ketertiban ini terganggu, oleh oknum-oknum, oleh-

BACA JUGA  Pemdes Tolango Bangun Posko PPKM Skala Mikro, Untuk Informasi Dan Penanggulangan Covid-19

kelompok-kelompok yang mungkin tidak senang, atau tidak suka terhadap ketertiban, dan keamanan masyarakat yang ada di desa Popalo ini.” jelas Fahmi, mantan Kapolsek Kwandang.

Dilihatnya pula ada banyak sebagian masyarakat hanya sekedar tahu tentang hukum, tentang aturan, tapi kesadaran moralitas harus perlu di tingkatkan.

BACA JUGA  Cegah Gizi Kronis Balita, Pemdes Popalo Gelar Pelatihan Penanganan Stunting Kepada Kader Desa

Dirinya juga berpesan kepada peserta yang ikut dalam penyuluhan hukum, jadilah Polisi dalam diri sendiri, artinya bagaiman mencegah, membuat masyarakat, tetangga kita,-

BACA JUGA  Pemerintah Kecamatan Anggrek Gelar Rapat Koordinasi Dan Evaluasi Bersama Seluruh Kades

lingkungan kita tertib, dan aman. Terhindar dari hukum, serta terus meningkatkan kesadaran Hukum.
Karena sesungguhnya yang bisa menjaukan kita dari hukum itu adalah kita sendiri. (Inong)

Tinggalkan Balasan