Tindaklanjuti Kasus Gigitan Anjing Gila, Distannak Bonebol Gerak Cepat Vaksinasi Rabies

18
Vaksinasi Rabies
Vaksinasi Rabies.(Foto:Istimewa)

BONEBOL, MEDGO.ID — Menindaklanjuti kasus gigitan anjing kepada tiga orang warga di Desa Bube dan Desa Tingkohubu, Kecamatan Suwawa yang terjadi minggu lalu.

Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Bone Bolango (Distannak Bonebol) langsung bergerak cepat melakukan vaksinasi rabies terhadap puluhan hewan peliharaan warga, berupa anjing dan kucing di kedua desa tersebut, Kamis kemarin (25/3/2021).

Sebanyak 32 ekor anjing dan 27 ekor kucing peliharaan warga di kedua desa itu, mendapatkan vaksinasi rabies secara gratis dari Distannak Bone Bolango, dengan menurunkan seluruh personil Bidang Keswan mulai dari Kepala Bidang, Kepala Seksi, Staf Keswan, Dokter Hewan dan para medik.

Kepala Distannak Kabupaten Bone Bolango, Roswaty Agus, melalui Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner, Ir. Alwin Karim, mengatakan kegiatan vaksinasi ini bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran virus rabies pada anjing gila. Selain itu, memberikan kenyamanan kepada masyarakat.

BACA JUGA  Polsek Kota Timur Amankan Pelaku Penikaman Tiga Warga Tamalate

“Vaksinasi rabies ini, juga bertujuan untuk menyadarkan masyarakat agar selalu melakukan vaksinasi rabies secara berkala pada hewan peliharaan. Seperti anjing maupun kucing, karena bahaya virus rabies tidak boleh dipandang remeh,”kata Alwin Karim, dalam rilis yang dikirim ke redaksi media massa.

Sementara itu, Kepala Seksi Pencegahan, Pengendalian dan Pengawasan Ternak, Majlis M. Tang, S.Pt, menambahkan pelaksanaan vaksinasi rabies di Desa Bube dan Tingkohubu itu, dilakukan secara door to door.

BACA JUGA  Karo Ops Polda Gorontalo Meninjau Persiapan Latihan Atlit PON XX Papua

Cara ini menurutnya dilakukan dengan mempertimbangkan faktor kesulitan masyarakat untuk membawa hewan peliharaannya, seperti anjing menuju tempat vaksinasi.

”Metode door to door ini dianggap langkah yang paling tepat dan mudah untuk menjangkau hewan peliharaan anjing maupun kucing, milik warga,”ujar

Majlis sembari mengatakan dengan metode seperti ini diharapkan akan menyadarkan masyarakat tentang bahaya virus rabies atau penyakit anjing gila kepada manusia.

Lebih lanjut, Majlis mengungkapkan untuk ketiga korban atau warga yang digigit anjing pada minggu lalu tersebut, sudah dilakukan Vaksinasi Anti Rabies (VAR) di Puskesmas Suwawa.

”VAR ini penting dilakukan untuk mencegah penyebaran virus ke otak manusia,”ungkap Majlis.

BACA JUGA  Banjir Bandang Kembali Melanda Gorontalo, Tim SAR Ilato Brimob Gorontalo Langsung Menuju Ke Kecamatan Bulawa Kabupaten Bone Bolango

Majlis menyebutkan untuk anjing yang telah mengigit ketiga orang di kedua desa di Kecamatan Suwawa tersebut sudah di temukan dalam keadaan mati.

Setelah dilakukan pembedahan dan pemeriksaan di Laboratorium Veteriner Provinsi Gorontalo, anjing tersebut dinyatakan positif rabies.

Di tempat terpisah, Kepala Laboratorium Veteriner Propinsi Gorontalo, drh. Fenny Rimporok mengungkapkan setelah dilakukan pemeriksaan Hewan Penular Rabies (HPR) tersebut dinyatakan Positif.

Olehnya itu, lanjut Fenny Rimporok, pihaknya mengharapkan kepada Distannak Kabupaten Bone Bolango untuk segera melakukan vaksinasi rabies di wilayaH kejadian dan sekitarnya.

”Khawatirnya anjing yang positif ini telah menggigit anjing yang lain, sehingga perlu dilakukan vaksinasi,”pungkas Fenny Rimporok.

Ucapan Selamat Puasa Rektor UNG Dr Eduart Wolok

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here