Serikat Buruh Mendukung KSPI menggugat Menaker

60

GORONTALO — Buruh/pekerja Gorontalo mendukung langkah KSPI (Konfederasi serikat pekerja indonesia) yang secara resmi menggugat Surat Edaran menaker Nomor M/6/HI.00.01/V/2020 terkait THR di PTUN Jakarta.

SE Menaker tersebut tidak bersimpati maupun berempati kepada kondisi buruh/pekerja di tengah situasi pandemi covid 19 ini,SE ini malah lebih berpihak kepada pengusaha.kami sangat senang dan mendukung langkah yang di lakukan oleh KSPI dengan menggugat SE menaker tersebut.adapun isi gugatan di antaranya:

1.Meminta PTUN dan MA membatalkan SE menaker Nomor. M/6/HI.00.01/V/2020 dinyatakan tidak berlaku

2.Meminta PTUN dan MA menyatakan PP 78 tahun 2015 tentang Pengupahan adalah sebagai dasar penetapan dan pembayaran THR bagi buruh/pekerja di seluruh indonesia.

3.Menolak pembayaran dengan cara mencicil dan menunda.

4.meminta PTUN dan MA untuk memerintahkan menaker memberikan sanksi administrasi dengan mencabut izin perusahaan yang tidak membayar THR pada H-7 atau tidak membayar THR 100% bagi pekerja.

5.Meminta pengusaha diseluruh indonesia untuk membayar THR buruhnya baik yang masih bekerja maupun yang dirumahkan secara penuh paling lambat H-7.

Inilah beberapa isi materi gugatan yang di ajukan oleh KSPI,apa yang dilakukan oleh menaker dengan adanya SE THR ini menjadi akal-akalan bagi perusahaan untuk bisa mencicil atau menunda pembayaran THR.

Oleh karena itu KSPI akan Membuka Posko pengaduan THR di 30 Provinsi termasuk Gorontalo untuk memastikan pengaduan buruh dan pekerja,bila mana dalam pengaduan itu terdapat banyak PHK dan tidak membayar THR maka KSPI akan melakukan Gugatan perdata secara masal kepada perusahaan-perusahaan tersebut.terakhir ingin saya sampaikan bahwa THR itu adalah HAK,yang namanya Hak tidak untuk dirundingkan tapi Wajib dibayarkan.

Andrika hasan-
Aktivis buruh FSPMI (Federasi Serikat Pekerja Metal indonesia) Provinsi Gorontalo.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here