banner 728x250

Sepi Pembeli, Penjual Masker Berharap Bantuan Dari Pemerintah

  • Bagikan
Kondisi penjual masker saat di wawancarai (Foto: Arlan)
banner 468x60

KABGOR, MEDGO.ID – Pandemi Covid-19 membuat kondisi ekonomi masyarkat menjadi sulit, salah satunya pedagang masker di pinggir jalan Talaga, Kab. Gorontalo.

Ditemui MEDGO.ID Yasin (36) mengatakan saat ini pendapatannya hanya berkisar kurang lebih Rp. 100.000 per hari di banding awal-awal masuknya gorontalo.

banner 336x280

Apalagi sempat ada himbauan pemerintah agar masyarakat menggunakan masker yang sesuai standar kesehatan atau masker kesehatan, dan tidak boleh memakai masker scuba. hal ini diakuinya membuat omsetnya anjlok.

BACA JUGA  Polda Gorontalo Berhasil Amankan 3 Pelaku Pengguna Narkoba Jenis Sabu

“Saya jualan dari pagi sampai sore kalau dapat Rp. 200.000 perhari sudah bersukur sekali, tapi sekarang kadang tidak cukup Rp. 50.000 per hari, sejak ada himbauan itu, torang so susah dapat pembeli,” Ucapnya ditemui di lapaknya talaga, Kab. Gorontalo. Selasa (8/12/2020).

BACA JUGA  Forum Kota Sehat Tolak Penerapan PSBB di Kota Gorontalo 

Dia mengaku sejak awal pandemi masuk, belum pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat apalagi daerah. Tidak muluk-muluk, dia hanya minta sembako untuk bisa bertahan hidup sambil berharap kondisi pandemi ini segera pergi dan keadaan bisa kembali seperti semula.

“Mau bagimana lagi, torang jalanin saja, Sambil berharap bantuan sembako lah saat ini nomor satu sembako yang penting bisa bertahan hidup dulu sampai Covid119 reda,” pintanya.

BACA JUGA  Kejari Kota Gorontalo Sita Aset Pemkot Dari Mantan Ketua DPRD Kota Gorontalo

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya bersama istri dan anak-anaknya, saat ini dia hanya bergantung pada hasil penjualan masker. Karena yang bisa dikerjakan saat ini hanyalah itu, selain menjadi tukang bentor/ojek.

“Biasanya kalau lagi sepi pembeli, saya bawa bentor juga, tapi hasil dari bentorpun masih belum cukup,” pungkasnya. (ARLAN)

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *