Senyum Warga Terpancar, Adanya Realisasi Program PISEW

Gorontalo, Medgo.ID — Memberikan yang terbaik bagi masyarakat merupakan kebanggaan tersendiri, terlebih saat mereka mendapatkan sesuai yang dibutuhkan. Balasannya,  kita akan diberikan senyum tulus, sebagai tanda terina kasih.

Inilah yang dirasakan warga Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo, saat ditemui untuk mengecek pelaksanaan Program Infra Sruktur Ekonomi Wilayah (PISEW), yang menjadi usulan anggota DPR Rachmat Gobel pada tahun 2021 ini, yang tersebar diseluruh Provinsi Gorontalo, yang nilainya terbilang besar.

Untuk tahun Ini, ada 5 kabupaten (Pohuwato, Boalemo, Kabupaten Gorontalo, Gorontalo Utara dan Bone Bolanho), 29 Kecamatan, 50 desa, yang mendapatkan sentuhan program berupa perbaikan sarana dan prasarana, seprti perbaikan jalan desa, perbaikan rumah penduduk serta kegiatan lainya.

BACA JUGA  Dit Polair Polda Gorontalo Berbagi Takjil Kepada Nelayan Pohuwato

Menurut Staff Ahli Wakil Ketua DPR Rachmat Gobel. Ia membeberkan Bahua setiap kegiatan / program didesa pemerintah mengalokasikan ratusan juta, dan ini perlu dievaluasi sejauh mana penyerapan dan pelaksanaanya.

“Berdasarkan data, setiap desa mendapatkan anggaran melalui program aspirasi Kaka Rachmat Gobel senilai 600 jutaan. Kedatangan kami untuk memonitor progresnya seperti apa, ” kata Mikson Yapanto, yang merupakan Staff Ahli Wakil Ketua DPR, saat memberikan rilis kepada media Ini.

BACA JUGA  3.250 Pemudik Rapid Test, 24 Diantaranya Positif Covid-19

Mikson juga menyampaikan Pesan Rachmat Gobel, semoga dengan adanya program tersebut, dapat meringankan beban masyarakat, serta sarana prasarana desa dan kelurahan dapat dibenahi secara bertahap. Untuk peningkatan pendapatan petani, juga masyarakat luas.

“Pesan Bapak Rahmat Gobel, agar program Ini dipelihara dan dapat mengurangi beban masyarakat, serta pemerintahan desa, ” ujarnya lagi.

BACA JUGA  Pemerintah Kecamatan Anggrek Pusatkan Gebyar Vaksinasi Di 2 Titik, Desa Tolongio Dan Ibarat

Ia menegaskan bahwa program ini bertujuan meningkatakan ekonomi desa, dengan adanya jalan tani ini, jalur pengangkutan hasil pertanian semakin mudah, sehingga harga transportasi menurun.

“Harus diakui, keberadaan program ini semata membantu perekonomian petani dan masyarakat desa,” pungkasnya.

 

Untuk desa yang belum mendapatkan program ini, dapat bersabar. Sementara syarat adanya PWES ini harus ada sinergi dalam pengajuan minimal dua desa bertetangga, agar ada koneksifitas / keterkaitan, dan dapat diajukan kepada pemerintah, dengan persyaran teknis yang terpenuhi. (MDG/Adv)

Tinggalkan Balasan