RSUD Dr. M.M Dunda, Gelar Rapat Pembahasan Susunan Struktur Organisasi

28

KABGOR– Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. M.M Dunda menggelar rapat pembahasan mengenai perubahan struktur organisasi yang bertempat di ruang Aula Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten Gorontalo, pada Rabu (16/09/2020).

Rapat Yang Di Buka Langsung Oleh Direktur RSUD (Foto: Bayu Harundja)

Rapat yang di hadiri langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo tersebut di buka langsung oleh Direktur RSUD Dr. M.M Dunda.

Rapat yang membahas mengenai perubahan struktur organisasi Rumah Sakit serta tentang organisasi perangkat daerah berjalan dengan lancar, hal tersebut di sampaikan langsung Kasubag Humas, Hariyanto Banteng.

Menurut Hariyanto mengenai perubahan struktur organisasi rumah sakit di sebabkan adanya perubahan Peraturan Pemerintah terbaru yakni tentang perubahan organisasi perangkat daerah.

Kasubag Humas, Hariyanto Banteng Saat Wawancara (Foto: Bayu Harundja)

“Karna ada peraturan pemerintah terbaru yaitu Peraturan Pemerintah Nomor 18 tahun 2016 tentang organisasi perangkat daerah, jadi disitu ada beberapa perubahan signifikan terhadap jabatan Direktur yang sudah menjadi pejabat eselon 2”, ujar Hariyanto.

Dan juga Hariyanto menyampaikan inti dari pembahasan rapat tersebut selain membahas tentang perubahan struktur organisasi, inti dari rapat tersebut juga membahas beberapa pengelolaan secara internal serta membahas otonom Rumah Sakit.

Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Hadijah Thayeb, dalam kesempatan wawancara menyampaikan hasil dari rapat tersebut.

“Memang sesuai dengan ketentuan bahwa mereka (pihak RSUD) sudah harus eselon 2B, makanya hari ini kita rampungkan semua susunan organisasi mereka untuk di ajukan sebagai Perda dan merupakan dasar kita untuk melakukan seleksi terbuka untuk Rumah Sakit dalam hal pengisian jabatan untuk Rumah Sakit”, ujar Hadijah.

Sekda Gorontalo, Hadijah U. Thayeb (Foto: Bayu Harundja)

Hadijah juga menyampaikan hal yang akan mereka lakukan selanjutnya adalah menyerahkan proses pembahasan Perda yang akan dibahas di DPRD.

“Kalau sudah keluar Perda, maka kita akan bentuk Pansel (Panitia Seleksi) untuk memilih Direktur Rumah Sakit yang definitif”, pungkas Hadijah. (Ubay)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here