Rakor Kesiapan Pilkada, Kapolda Gorontalo Tekankan Protokol Kesehatan

32

Gorontalo– Dalam menghadapi kesiapan Pilkada Serentak 2020 di wilayah Provinsi Gorontalo, diadakan rapat koordinasi (Rakor) Kesiapan Pilkada Serentak 2020 di wilayah Provinsi Gorontalo, yang bertempat di Rupatama Polda Gorontalo pada Jum’at (4/9/2020) pukul 09.00 Wita.

Rakor dipimpin langsung oleh Kapolda Gorontalo Irjen Pol.Dr. Akhmad Wiyagus,SIK.,M.Si.,MM dan dihadiri oleh pejabat Forkopimda Propinsi diantaranya Wakil Gubernur, Danrem 133/NWB, Kajati Prov. Gorontalo, Kabinda Prov. Gorontalo, Ketua KPU Prov. Gorontalo, Ketua Bawaslu Prov. Gorontalo, Karo Ops Polda Gorontalo, Dir Samapta Polda Gorontalo, Dir Intelkam Polda Gorontalo,Dir Reskrimum Polda Gorontalo, Dan Yon B Sat Brimob Polda Gorontalo.

Dalam penyampaiannya, Kapolda Gorontalo Irjen Pol. Dr. Akhmad Wiyagus,SIK.,M.Si.,M.M menekankan pentingnya Protokol kesehatan dalam pelaksanaan Pilkada.

“Dalam rangka pengamanan Pilkada 2020, Polri secara serentak di seluruh wilayah Indonesia menggelar Operasi Mantap Praja yang dimulai sejak kemarin. Dan pelaksanaan Pilkada tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, hal ini diakibatkan karena adanya Pandemi Covid-19, oleh karenanya dalam Pilkada serentak tahun ini, bukan hanya keamanan dan kelancaran yang menjadi perhatian, tetapi juga kesehatan masyarakat pemilih, penyelenggara Pilkada ( KPU, Bawaslu, Panwas, KPPS) dan juga aparat keamanan (Linmas, Polri, TNI), jangan sampai pelaksanaan Pilkada menimbulkan klaster baru penyebaran Covid-19, oleh karena itu kepada penyelanggara Pilkada,para Paslon, Pimpinan Parpol dan juga masyarakat pemilih harus mematuhi Protokol kesehatan,”ujar Wiyagus.

Selanjutnya Kapolda Wiyagus juga mengatakan bahwa jajaran Polda Gorontalo bersinergi dengan TNI terus-menerus melakukan kegiatan pendisiplinan masyarakat terhadap protokol kesehatan.

“Kami tidak bosan-bosan menyampaikan kepada masyarakat , baik secara langsung maupun melalui berbagai media mengkampanyekan 3 M ( mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak ), agar masyarakat terhindar dari Covid-19. Kita akan terus bersinergi dengan TNI dan Pemerintah Daerah, untuk menggiatkan ini, dan saya berharap masing-masing yang hadir dalam rapat ini bisa menindaklanjuti di lingkungan masing-masing dan sesuai dengan porsi masing-masing,” kata Wiyagus.

Kemudian dalam hal keamanan selama tahapan Pilkada , Kapolda Gorontalo mengatakan akan bertindak tegas kepada siapa pun yang akan menghambat ataupun mengganggu jalannya tahapan Pilkada.

“Pilkada di Gorontalo harus berjalan aman,damai serta kondusif, untuk itu semua pihak harus ikut andil dalam mensukseskan seluruh tahapan Pilkada, semua aturan yang sudah ditetapkan oleh KPU agar diikuti oleh seluruh pimpinan Parpol,tim sukses dan sampaikan kepada massa pendukung, jangan coba-coba menghambat ataupun mengganggu jalannya Pilkada, karena  saya akan tindak tegas. Dan melalui kesempatan ini saya tegaskan bahwa dalam Pilkada Polri Netral, tugas Polri hanya mengawal dan mengamankan seluruh tahapan Pilkada serta menegakkan hukum apabila terjadi TP Pilkada yang telah diteruskan dan dibahas oleh Sentra Gakkumdu,”tegas Wiyagus.

Sementara itu, Wakil Gubernur Gorontalo Dr. Drs. H. Idris Rahim, M.M. yang hadir mewakili Gubernur Gorontalo memberikan apresiasi atas inisiatif kapolda Gorontalo menggelar rapat koordinasi pelaksanaan kesiapan Pilkada Serentak 2020 di Propinsi Gorontalo.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda yang berinisiatif melaksanakan rapat koordinasi guna mengecek kesiapan Pilkada serentak 2020 khususnya di wilayah Propinsi Gorontalo. Hari ini sudah dimulai pendaftaran pasangan calon dan sesuai ketentuan harus mengikuti protokol kesehatan. Guna lebih kondusifnya Pilkada serentak tahun ini, maka saran saya agar pimpinan-pimpinan partai politik diundang untuk melaksanakan rapat koordinasi sekaligus menekankan untuk tetap menjaga situasi kamtibmas agar aman dan kondusif serta disiplin terhadap protokol kesehatan, dan untuk seleksi 25 orang yang diperbolehkan masuk ke kantor KPU sebaiknya dilaksanakan oleh anggota Polri,”ujar Idris.

Selanjutnya Kabid Humas Polda Gorontalo Kombes Pol. Wahyu Tri Cahyono,SIK ditempat terpisah mengatakan, bahwa dilaksanakan rapat koordinasi yang dihadiri oleh seluruh pejabat Forkopimda dan juga penyelenggara Pilkada adalah untuk mengetahui kesiapan dari penyelanggara Pilkada khususnya dalam penerapan protokol kesehatan.

“Rapat koordinasi ini digelar untuk mengetahui sejauh mana kesiapan para penyelenggara Pilkada dalam hal ini KPU dan Bawaslu khususnya dalam menerapkan protokol kesehatan, agar dalam pelaksanaannya nanti tidak menimbulkan klaster baru. sebagaimana yang ditegaskan oleh bapak kapolda bahwa dalam pelaksanaan Pilkada tahun ini, bukan hanya persoalan pengamanan dan kelancaran jalannya Pilkada yang mendapatkan perhatian, tetapi kesehatan pemilih dan petugas juga harus diperhatikan. Polri dan TNI siap mengamankan Pilkada di 3(tiga) wilayah Kabupaten di Propinsi Gorontalo, dan tentunya perlu partisipasi semua pihak untuk bersama sama mensukseskan Pilkada dengan aman, damai serta sejuk, tetap jaga kerukunan dan hargai perbedaan serta jangan memaksakan kehendak, demi terwujudnya Propinsi Gorontalo yang kondusif,”ujar Wahyu.

Dalam rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh pejabat Forkopimda Propinsi diantaranya Wakil Gubernur, Danrem 133/NWB, Kajati Prov. Gorontalo, Kabinda Prov. Gorontalo, Ketua KPU Prov. Gorontalo, Ketua Bawaslu Prov. Gorontalo, Karo Ops Polda Gorontalo, Dir Samapta Polda Gorontalo, Dir Intelkam Polda Gorontalo,Dir Reskrimum Polda Gorontalo, Dan Yon B Sat Brimob Polda Gorontalo.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here