Persepsi Tentang Dilema Pilkada Di Tengah Pandemi Covid-19 Di Kabupaten Gorontalo

27

Oleh: Hasri A. Hamzah  

Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 2020 kali ini berlangsung di tengah pandemi Covid-19. Seperti yang telah disampaikan oleh pemerintah bahwa Pemilu dapat dilaksanakan secara efektif dan efisien dengan mematuhi protokol kesehatan yaitu selalu menjaga jarak, cuci tangan pakai sabun, dan hindari kerumunan.

Naik turunnya data pasien yang terpapar Covid-19 menjadi sebuah ketakutan atau momok tersendiri bagi masyarakat dalam melakukan aktivitasnya. Oleh karena itu, pemerintah menghimbau untuk melakukan aktivitas di rumah saja agar resiko terpapar Covid-19 dapat dicegah.

Akan tetapi dalam penyelenggaraannya, Pemilu tentu akan berakibat adanya kerumunan yang menjadi penyebab meningkatnya kasus covid-19 di Indonesia. Hal ini akan sulit dihindarkan karena kita harus datang langsung ke TPS (tempat pemungutan suara) untuk melakukan pencoblosan.

Di Kabupaten Gorontalo Pemilihan Kepala Daerah tetap dilaksanakan dengan mematuhi protokol kesehatan berdasarkan Perppu Nomor 2 Tahun 2020 Tentang pemilihan Gubernur, Bupati, Wali Kota. Akan tetapi dampak lain yang ditimbulkan adalah dari segi anggaran.

BACA JUGA  Tutup Debat Terakhir, Pasangan Chamdy-Tomy Prioritaskan Kaum Milenial

Salah satu yang dikhawatirkan oleh KPU yaitu pembengkakan anggaran karena mempertahankan protokol kesehatan dalam menjalankan tugas dan tahapan pemilihan. Hal ini menjadi masalah yang harus diselesaikan dengan cepat, karena akan berakibat pada pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah.

Solusi sederhana yang bisa kita lakukan sebagai masyarakat yaitu dengan mematuhi protokol kesehatan. Hal ini akan selalu digaungkan oleh pihak pemerintah guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Dimana seperti yang kita ketahui bahwa virus Corona belum berakhir dan belum bisa dipastikan kapan berakhir.

Tingkat partisipasi masyarakat menjadi salah satu faktor utama berhasilnya Pemilu. Jumlah pemilih di Kabupaten Gorontalo yaitu mencapai 283.603 pemilih. Hal ini disampaikan oleh KPU dalam rapat pleno terbuka.

BACA JUGA  Penuhi Panggilan Dari Bawaslu, Nelson: Saya Tidak Melaksanakan Mutasi Jabatan

Tetapi jika melihat penyebaran Virus Corona belum juga usai jumlah Pemilih ini akan berkurang. Berbagai macam upaya pencegahan telah dilakukan oleh pemerintah mulai dari membagikan masker dan handsanitizer secara gratis. Selain itu pemerintah juga telah menindak tegas para pelanggar protokol kesehatan.

Meskipun begitu, masih banyak juga masyarakat yang suka melanggarnya. Mereka beranggapan bahwa virus ini tidak berbahaya dan hanya sebagai akal-akalan saja.

Hal tersebut terjadi karena kurangnya informasi dan pemahaman. Padahal berbagai macam informasi sekarang sudah mudah diperoleh dari berbagai macam media baik melalui handphone, radio, maupun televisi.

Selama ini juga banyak pihak yang selalu mengingatkan kita untuk mematuhi protokol kesehatan.

Berdasarkan informasi bahwa anti virus sedang dalam masa percobaan. Sejumlah relawan telah diberikan vaksin tersebut. Harapannya dengan adanya vaksin ini dapat memberikan pengaruh baik dan bisa menyembuhkan pasien yang sudah terpapar virus Corona.

BACA JUGA  Polda Gorontalo Hukum angggotanya Tak Mematuhi Protokol Kesehatan

Sebenarnya virus ini dapat dicegah dengan cara kita harus tetap menjaga imunitas kita. Dengan imun yang baik maka kita tidak mudah terpapar Covid-19. Imun yang baik dapat dibangun dengan perasaan dan pikiran yang bahagia.

Hal ini berkaitan erat dengan suasana lingkungan, baik keluarga, teman dan kerabat. Kebersihan lingkungan juga harus selalu dijaga. Jiwa yang sehat adalah cerminan lingkungan yang bersih. Ini merupakan kata-kata yang dapat memotivasi kita untuk senantiasa menjaga kebersihan lingkungan kita.

Hal tersebut Penulis sampaikan untuk bisa mengurangi atau menghilangkan dilema yang dihadapi masyarakat Kabupaten Gorontalo dalam menghadapi Pemilihan Kepala Daerah serentak kali ini. Penulis juga berharap agar pandemi ini segera berakhir dan semoga pasien Covid-19 bisa segera sembuh dan berkumpul lagi dengan keluarganya seperti sedia kala. Aamiin Yaa Rabbal ‘Aalamiin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here