Peran Politisi Birokrasi Dalam Pilkada Di Kabupaten Gorontalo (Studi Kasus Di Kecamatan Limboto)

131

Nama : Sri Novita R. Manumbi 

(Mahasiswa Jurusan Ilmu Hukum dan Kemasyarakatan, Universitas Negeri Gorontalo)

Politisasi birokrasi sudah tak asing lagi di segala penjuru Indonesia, terutama di Kabupaten Gorontalo yang kian sebentar lagi menghadapi pemilihan calon Wakil Bupati.

Oleh karena itu politisasi bitokrasi inilah sudah menjadi sebuah permasalahan dimana birokrasi ini telah melibatkan pegawai negeri baik itu secara terang-terangan maupun secara langsung yang nantinya akan menjadikan pendukung anggota kader guna memperoleh peserta organisasi pemilu dan juga mampu mempertahankan kekuasaan politiknya.

Mengenai pilkada di tahun 2021 ini juga tidak akan pernah luput yang namanya politisasi birokrasi yang sebelumnya sudah ada pengisian kabinet pemerintahan pusat kini kian bergeser ke tingkat-tingkat daerahan.

Calon kepala daerah sudah seharusnya mempersiapkan strategis agar masih tetap mempertahankan kekuasaan atau ahli dalm kekuasaan.

Di Kabupaten Gorontalo peran politisi birokrasi ini bukan hal baru lagi dalam pilkada. Karena sudah menjadi tradisi yang sangat membantu kepala daerah dalam menjalankan tugas tugas pemerintah.

Sehingganya calon Wakil Bupati yang nantinya bakal maju dipilkada serentak tahun 2021 ini, agar bisa memadukkan antara politisi dan birokrasi.

BACA JUGA  #IndonesiaTerserah, Problematika Kesadaran Masyarakat dan Nurani DPR Yang Hilang.

Sehingganya kami tidak ingin kepala daerah kami bukan dari kalangan politisi dan birokrasi yang nantinya penyebabnya tidak akan aman. Oleh Karena itu kami ingin meminta kepada Cabup nanti kalaw perlu sampai akhir jabatan mereka.

Kita ambil contoh saja kepada Bapak Rusli Habibie yang berkalangan dari politisi, karena Beliau sudah banyak pengalaman mengikuti berbagi kegiatan di luar jadi Beliau ini mampu mengkoordinir masyarakatnnya dengan baik. dan begitu juga Wakilnya yaitu Bapak Idris Rahim, Dimana beliau inilah adalah dari kalangan birokrat, karena Beliau ini sudah banyak pengalaman dalam mengatur keuangan secara adil.

Makanya banyak dari kalangan masyarakat mempercayai kedua beliau ini karena merekalah jujur, baik hati, dan juga bisa memegang amanah mereka.

Menurut wawancara yang saya dengar tentang dari salah satu masyarakat yaitu dari Bapak Riko mengatakan bahwa, kalau perlu Bapak Nelson di jadikan sebagai pemimpin. karena Beliau orangnya dari politisi, beliau sudah banyak membuktikan bahwa beliau ini bisa mengayomi masyarakat dan juga memegang amanahnya agar bisa mewujudkan yang masyarakat inginkan.

BACA JUGA  Sistem Perpajakan Di Indonesia

Dan jika suatu saat beliau terpilih sebagai pemimpin di daerah kami, maka kami sangat bersyukur kepada beliau. karena beliau inilah orangnya sangat baik,dermawan, dan bisa memegang amanah dari masyarakat.

Jadi sangat memenuhi syarat, sebagai calon Wakil Bupati yang nantinya akan terpilih di tahun 2021, sehingga roda pemerintahan pasti akan aman dan berjalan dengan lancar.

Agar kita bisa memahami posisi sebagai Wakil Bupati itu tidaklah mudah, Karena saya sebagai masyarakat sendiri, ingin Calon Wakil Bupati yang jujur dan beramanat dalam menjalankan tugas mereka masing-masing dan tidak memilih kasih, karena dulu mengingat visi misi yang begitu menyakinkan para rakyat untuk memilih. Namun pada akhirnya visi misi tersebut tidak terwujud, bahkan mereka lupa dengan janji mereka kepada masyarakat.

Jadi sangat berharap nanti di periode ini bisa menjalankan tugas mereka dengan baik. Dalam rangka melakukan pengawasan pemilihan kepala daerah di Provinsi Gorontalo.

Jadi kesimpulan dari saya mengenai penjelasan diatas dari beberapa para ahli dan juga para masyarakat yang sudah bepartisipasi mampu memberikan keterangan diatas, bahwa kita sebagai warga negara dan rakyat biasa berharap penuh suatu saat yang akan terpilih menjadi Wakil Bupati di Tahun 2021 ini tentunya kami dari masyarakat berharap penuh kepada pasangan paslon ini dapat memberikan kepercayaan dalam pelayanan publik penuh kejujuran,kepercayaan serta pengelolaan sumber penghasilan dengan begitu cepat dan juga dapat dipertanggung jawabkan secara adil dan bijaksana.

BACA JUGA  DPRD Bonebol Sudah Jadwalkan Penetapan Hasil Pilkada 2020

Dan semoga masyarakat dalam pemilihan nanti kalau boleh memilih pemimpin dari visi dan misi meraka atau dari pengalaman dari para calon Wabup nanti. dan berdoa jika suatu saat sudah terpilih calon Wabup nanti, meminta kepada pasangan Wabup agar bisa mewujudkan visi misi mereka sesuai apa yang mereka sepakati bersama aamin allahumma amin.

Hanya ini yang bisa saya jelaskan mengenai peran politisasi birokrasi dalam pilkada, jika ada kesalahan mengenai tulisan saya, saya meminta maaf karna yang menulis juga hanyalah manusia biasa.

Penulis merupakan Mahasiswa IHK, UNG.

Ucapan Selamat Puasa Rektor UNG Dr Eduart Wolok

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here