Peran Demerintah Desa Mototoluhu Dalam Meningkatkan Partisipasi Politik Ditengah Pandemi Covid-19

64

Oleh : Fauziah Rahma P. Amay

(Mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo)

PEMILU (Pemilihan umum) merupakan alat kekuasaan untuk mencapai tujuan bersama. Tahun ini, Indonesia akan melaksanakan pemilihan kepala daerah yang akan dilaksanakan secara serentak pada tanggal 9 Desember tahun 2020. hal ini menjadi salah satu tantangan terbesar bagi pemerintah, dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) tahun 2020 kali ini sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kita dihadapkan dengan situasi pandemi covid-19.

Pandemi covid-19 pertama kali muncul di akhir tahun 2019 di Wuhan China dan sudah menyebar ke berbagai negara termasuk Indonesia. Dalam kondisi Pandemi seperti ini tentunya akan mempengaruhi tingkat partisipasi masyarakat dalam pilkada, karena seperti yang kita ketahui bahwa virus corona merupakan virus yang sangat berbahaya, dia tidak terlihat namun jika terpapar akibatnya bisa sampai menyebabkan kematian.Penularannya pun sangat mudah, dibuktikan dengan banyaknya kasus-kasus yang telah terjadi oleh karena itu peran pemerintah sangat diperlukan dalam mengatasi berbagai masalah tersebut.

BACA JUGA  Menanti Serangan Fajar, Apa Yang Bisa Kita Dapat? 

Seperti halnya di desa Motolohu kecamatan Randangan, dalam menjaga tingkat partisipasi masyarakat pemerintah desa melakukan berbagai upaya, antara lain memberikan pemahaman kepada masyarakat betapa pentingnya menjaga kesehatan dengan meningkatkan imunitas tubuh, memakai masker, menggunakan handsanitizer, dan menjaga jarak, selain itu pemerintah juga selalu memberikan pemahaman tentang pentingnya partisipasi masyarakat dalam berpolitik untuk menentukan pembangunan arah ke depan.

BACA JUGA  Peduli Pengusaha Kecil, Rahmad Gobel Minta Perbankan Bantu UMKM

Meskipun begitu pemerintah desa juga mempunyai beberapa hambatan dalam hal meningkatkan partisipasi politik masyarakat, yakni: Kurangnya pemahaman masyarakat tentang dunia politik (awam), dan banyak juga masyarakat yang kurang mematuhi protokol kesehatan sehingga hal ini membuat pemerintah kewalahan.

BACA JUGA  Peran Politisi Birokrasi Dalam Pilkada Di Kabupaten Gorontalo (Studi Kasus Di Kecamatan Limboto)

Jadi dari berbagai upaya dan hambatan tersebut penulis berharap agar semua komponen yang terkait bukan hanya pemerintah saja namun juga termasuk masyarakat sebagai peserta dalam pemilihan untuk dapat berperan meningkatkan dan menyukseskan pilkada tahun 2020. Dengan demikian pilkada yang dilaksanakan di tengah pandemi covid-19 ini tetap berjalan dengan sukses, aman dan terlindungi dari bahaya virus corona.

Sumber: Huyula.id

Ucapan Selamat Puasa Rektor UNG Dr Eduart Wolok

5 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here