Penjabup Hendriwan : Membahas APBD Bahas Dulu Pendapatan Setelah Itu Belanja Dibahas

KOTA GORONTALO, MEDGO.ID – Membahas Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (ABPD), terlebih dahulu bahas berapa pendapatannya, jangan sampai membahas dulu belanja baru pendapatan mengikuti, akibatnya pasti depisit anggaran.

Kenapa belanja di bahas terlebih dahulu karena mengikuti keinginan, ungkap Penjabat Bupati Hendriwan pada Workshop tahapan perencanaan dan pengimputan RKPD tahun 2023 dalam sistem informasi pemerintah daerah (SIPD) yang dilaksanakan oleh Bapppeda Boalemo bertempat di hotel Maqna Gorontalo, Sabtu (2/7/2022).

BACA JUGA  Sekda Bonebol Resmi Dikukuhkan Sebagai Ketua Forsesdasi

“Kalau pendapatan mengikuti belanja, akhirnya perkiraan yang tidak berpotensi pendapatan pada akhirnya belanja lebih besar dari pendapatan, atau pendapat lebih kecil dari belanja” tegas penjabat Bupati Hendriwan.

Usahankan dalam pembahasan APBD, bahas dulu pendapatan kata penjabat Bupati Hendriwan, pasti pendapatan itu mengikuti belanja daerah. Sebab pestur APBD kita masih lanjut penjabat bupati masih ketergantungan dengan dana APBN, karena berharap pada PAD kita masih rendah sehingga masih tergantung pada APBN.

BACA JUGA  Penjabup Hendriwan : Rehabilitasi Hutan Dan Lahan Sebagai Upaya Penyelamatan

Artinya daerah kita belum mandiri, jadi jangan berharap dari PAD, untuk itu mari kita lakukan secara bertahap dari masing-masing OPD mengenai pendapatan.

“Kalau pendapatan masih menyatu dengan badan keuangan antara belanja bersama pendapatan, pastilah bidang pendapatan konsentrasinya pada bidang belanja yang akhirnya tidak fokus pada pendapatan,” ujar penjabat Bupati Hendriwan.

Apa bila belanja dan pendapatan masih menyatu menurut penjabat bupati, yakin dan pasti “PAD” tidak akan maksimal, dan coba cek daerah-daerah lain, pasti pendapatan pisah dengan belanja, sehingga kedepan mari kita pisahkan antara belanja dan pendapatan.

BACA JUGA  Kunjungi Desa Wisata Lonuo Bukit Arang, Menparekraf RI Disambut Bupati Hamim Pou

Workshop tahapan perencanaan dan pengimputan RKPD tahun 2023 dalam sistem informasi pemerintah daerah (SIPD) tersebut turut di hadiri narasumber Kementerian, Ketua DPRD Karyawan Eka Putra Noho, Sekretaris Daerah Sherman Morudu, Banggar DPRD, para Staf Ahli, para Asisten, Kaban Bapppeda Srijun Dangkua, pimpinan OPD. (Adv).