Penghuni Rusunawa Buli’ide, Sampaikan Apresiasi atas Renovasi Bangunan

23

KOTA GORONTALO – Ketua Kerukunan Paguyuban Rusunawa Buliide Wiwan Muhamad, yang sudah diberikan SK sebagai pengelolah oleh  Perkim Kota Gorontalo. Menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian pemerintah kota.

Hal ini disampaikan  Wiwan bahwa warga yang berada dipemukiman itu di pindahkan sementara karena dalam perbaikan Rusunawa, olehnya selaku penghuni menyampaikan terima kasihnya.

“Rusunawa ini sementara ada renovasi sehingga masyarakat atau penghuni yang ada di situ itu dikosongkan sementara karena ada revatilisasi menyeluruh di bagian-bagian terutama di kamar-kamar yang sering bocor akibat sistim saluran yang ada di Rusunawa itu,” kata Iwan.

Ia juga menyampaikan bahwa perbaikan Rusunawa merupakan inisiatif Pemkot,  yang mau menjaga fasilitas gunaan tetap dalam kondisi baik,  agar para penghuni nyaman.

“Sehingganya ini ada suatu pengusulan dari pihak Pemerintah Kota Gorontalo dalam hal ini PERKIM Kota gorontalo, Kementrian PUPR karena bangunan Rusunawa ini masih dalam tanggung jawab Kementerian PUPR RI,” ungkapnya

Dalam hal ini pemerintah kota gorontalo belum menerima aset Rusunawa ini sehingga Kementerian PUPR ini memperbaiki kerusakan-kerusakan yang ada di Rusunawa itu, sehingga penghuni yang ada itu sejumlah 73 Kartu Keluarga ( KK ) dari 90 kamar yang ada di Rusunawa itu, 73 KK ini di relokasikan atau di atau dipindahkan sementara ketempat huni yang mereka sudah tentukan.

“Sehingga saya sebagai Ketua Kerukunan Paguyuban yang ada di Rusunawa ini sejak tahun 2017 sampai dengan sekarang sudah 3 tahun bertempat tinggal di situ, sehingga saya atas nama penghuni dalam hal ini Kerukunan Paguyuban mengucapkan terima kasih kepada Walikota Gorontalo telah memperjuangkan, memandang penuh kepada masyarakat dan memberikan hunian sementara kepada masyarakat Kota Gorontalo yang belum memiliki rumah,”

Wiwan Mohamad juga menegaskan, penduduk tersebut melakukan perundingan tentang beban anggaran yang dikeluarkan bersama-sama.

“Dengan penghuni yang tinggal disitu itu belum dipunggut biaya ( Gratis ) apapun oleh Pemerintah Kota tetapi ada hal-hal yang harus ditanggulangi bersama secara gotong royong oleh penghuni itu, sehingga dari paguyuban ini membuat suatu musyawara mufakat menanggulangi pembiayaan atau pembelanjaan seperti Token untuk lampu-lampu yang umum yang di Rusunawa ini,”ucapnya

“Yang berikut untuk air yang digunakan setiap kamar itu menggunakan pompa air yang cukup besar artinya juga menggunakan anggaran untuk pengisian token,” lanjutnya.

“Berikutnya dalam segi kebersihan ada yang bentuk swadaya dan ada juga yang kita gaji setiap bulan,”

“Berikutnya tehknisi, ketika ada kerusakan-kerusakan secara tiba-tiba dia akan turun memperbaiki seperti instasi lampu ketika mati dia akan memperbaiki begitupun air, sehingga ada insentif yang akan ditanggulangi oleh penghuni ini,” lanjutnya

Sehingga dengan rincian anggaran yang ditanggung secara gotong royong ini sebesar Rp. 100.000 perbulan dan dibelanjakan habis dan itupun tidak masuk ke saya sendiri sebagai Ketua Pengurus Paguyuban itu tidak ada insentif apapun yang diambil dari situ.

Kesempatan itu juga Ketua Kerukunan Paguyuban Buliide ini, mengucapan terima kasih juga kepada Pihak staf Dinas Perkim sebagai penanggung-jawab rusunawa lebih khusus ibu Kadis Perkim Meidy N, Silangen. Hanya saja warga masih menunggu kepastian dimana mereka akan ditempatkan. (Imran Husain)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here