banner 728x250

Pemdes Tombulilato Terima Kunjungan IP3 Provinsi Gorontalo

  • Bagikan
banner 468x60

Gorut MEDGO.ID – Pemerintah desa Tombulilato Kecamatan Atinggola, Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut), sambut hangat kunjungan kepala IP3 (Instalasi Pengamatan dan Pengendalian) Provinsi Gorontalo.

Kedatangan tim dari IP3 di sambut oleh aparatur desa Tombulilato, kelompok tani durian, didampingi Ismail Ahmad, koordinator POPT. Kabupaten Gorut, dan unsur masyarakat lainnya,   Jumat (20/8/2021)

BACA JUGA  Dewi K. Lajambu: Antara Pemdes, BPD Dan Masyarakat Harus Bersinergi Membangun Desa

banner 336x280

Kegiatan yang dilaksanakan oleh tim IP3 tersebut berlangsung di aula kantor desa Tombulilato, dalam rangka penetapan kelompok tani penerima fasilitas bantuan kampung durian, kegiatan peningkatan produksi buah dan florikultura tahun anggaran 2021 (APBN-TP).

BACA JUGA  Pesan Bupati Gorut Indra Yasin  Kepada Penjabat Kepala Desa Tolango Untuk Tetap Fokuskan Program Pembangunan

Mengawali sambutannya, kepala IP3 Provinsi, Haira Mappa mengatakan, di Atinggola ini memang sentra durian yang memilki kualitas buah yang sangat bagus.

“Dalam kegiatan ini, sebelumnya kami sampaikan, kami dari Balai Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Gorontalo, atau Balai Perlindungan Tanaman Pertanian, tadinya Balai Perlindungan-

BACA JUGA  Antusias Masyarakat Desa Tutuwoto Mengikuti Gebyar Vaksinasi, Bersama Lawan Covid-19

Tanaman Pangan dan Hortikultura. Sekarang sudah masuk di kami juga komoditi perkebunan, maka kantor kami sekarang sudah berubah menjadi Balai Perlindungan Tanaman Pertanian.” ucapnya Rara, sapaan akrab Haira Mappa.

BACA JUGA  Warga Titidu DiGegerkan Dengan Penemuan Mayat Laki-Laki Di Toilet Penginapan

Lanjut Rara mengatakan, pada tahun 2021 ini di Kecamatan Atinggola melalui bidang holtikultura dinas Pertanian Provinsi Gorontalo, dialokasikan program kegiatan komoditi durian seluas 20 hektar.

“Seluas 20 hektar itu dimana 10 hektar di alokasikan di kelompok tani Moango Jaya, yang ketuanya pak Jibran Mooduto. Menurut informasi yang saya dapatkan, bibitnya sudah disalurkan, bahkan sudah ada yang menanam. Itu program dari bidang-

hortikultura dari Dinas Pertanian Provinsi, kami selaku Unit Pelayanan Teknis Dinas Pertanian (UPTD), di tugaskan mengawal program ini dari bidang perlindungan tanaman. Jadi apa yang kami laksanakan hari ini berhubungan dengan tanaman.” jelas Rara.

BACA JUGA  Pemda Gorut Gandeng Ivestor Kembangkan Tambak Udang di Samalata

Tata menuturkan, terkait dengan tanaman yang bersifat ramah lingkungan, dan bahan-bahan yang di bawanya adalah bahan-bahan yang bersifat lingkungan, dan pelaksanaan-

pengendaliannya sebelum ada serangan hama, atau dengan istilah lain pengendalian secara preventif, yaitu pengendalian sedini mungkin sebelum terjadi masalah.

BACA JUGA  Pemdes Garapia Kecamatan Monano, Terkendala Sistem Aplikasi Dalam Pendataan SDGs

“Apalagi tanaman masih berumur satu bulan, insyaa Allah tidak ada masalah sampai berbuah nanti. Umur satu bulan ini biasanya persoalan-persoalan yang ditemui petani, sering layu, ada yang mati tiba-tiba, karena banyak faktor yang menyebabkan permasalahan-

BACA JUGA  Tidak Pernah Dapat Sentuhan DAK, Komisi I DPRD Bonebol Tinjau SDN 6 Tapadaa

umur-umur tanaman yang masih muda. Bahan yang kami bawa sekarang, ini bisa digunakan hingga tanaman berbuah, setelah dari sini kita akan sama-sama aplikasikan di lahan, karena kegiatan kami harus ada pertanggung jawaban melaksanakan pengendalian yang di dokumentasikan di lahan.” tandas Rara.

BACA JUGA  DPMD Gorut Gelar Rapat Persiapan Pemilihan Kepala Desa, Serentak 10 Desa Dan 3 PAW

Selanjutnya tim dari Perlindungan tanaman langsung menuju area perkebunan durian untuk mengaplikasikan kepada kelompok tani durian tentang bagaimana penggunaan bahan-bahan yang-

ramah lingkungan, sekaligus dirangkaikan dengan penyerahan bantuan pupuk ramah lingkungan, dan obat-obatan khusus tanaman durian kepada kelompok tani yang ada di desa Tombulilato.

BACA JUGA  Perangi Narkoba, Pemdes Bulalo Gelar Sosialisasi Kepada Kaum Millenial

Sementara itu kepala desa Tombulilato, Junaidin Mooduto, atau yang mewakili Kades, mengatakan, sangat mengapresiasi kunjungan Dari Balai Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Gorontalo.

Alhamdulillah hari kita menerima kunjungan Dari Balai Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi, ini adalah menjadi motivasi kami di dalam mengembangkan tanaman durian, khususnya para kelompok tani yang ada di desa Tombulilato. Untuk itu kami sangat-

BACA JUGA  Ramli Lamusu Kakilo Imbau Warga, Manfaatkan  BLT  Ke Hal Yang Bermanfaat

berterima kasih, atas ilmu yang telah diberikan, tentang edukasi dan sosialisasi tanaman yang telah dipaparkan oleh ibu Rara, dan juga penyerahan pupuk tanaman ramah lingkungan kepada kelompok tani.” tutup Anggraini Mooduto, aparat desa Tombulilato. (Inong)

Reporter: Suripno Ar. Onge

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *