Pemdes Molsel Bersama BNN Gorut Gandeng Mahasiswa KKN Tematik UNG Perangi Narkoba

Gorut MEDGO.ID – Pemerintah desa Molingkapoto Selatan (Molsel), Kecamatan Kwandang terus mendorong masyarakat dalam memerangi peredaran narkoba.

Tak bisa dipungkiri, peredaran narkoba saat ini tidak hanya di kota-kota besar, akan tetapi harus di waspadai juga peredaran narkoba jangan sampai masuk di wilayah desa.

BACA JUGA  Pemdes Popalo Kecamatan Anggrek Gelar Rakorev Kinerja Perangkat Desa

Untuk mengantisipasi hal itu terjadi, Pemdes Molsel bersama Badan Narkotik Nasional (BNN) Gorontalo Utara, dan mahasiswa KKN Universitas Negeri Gorontalo (UNG) terus gencar-gencarnya melakukan-

kegiatan sosialisasi kepada masyarakat tentang dampak
dari bahaya narkoba, langkah ini diambil sebagai bentuk keseriusan pemerintah desa dalam pencegahan-

BACA JUGA  Video : Wakil Ketua Komisi IX DPR Dr. Nihayatul Wafiroh, MA, Lakukan Kunker Ke Gorontalo Utara

serta penanganan agar terhindar dari barang haram tersebut, jangan sampai merusak para generasi khususnya para kaum Millenial saat ini. Senin,(27/9/2021).

Kepala desa Molsel, Alfian I. Uno, menjelaskan kepada awak media tentang beberapa hal yang akan menjadi persiapan dari mahasiswa KKN Tematik UNG, terkait dengan kegiatan sosialisasi tentang dampak dari bahaya narkoba dan cara penanganannya.

BACA JUGA  Kunjungan Camat Kwandang Akhiri Prosesi Adat Mopotilolo Di Desa Moluo

“Untuk desa Bersinar (Bersih dari Narkoba) di Gorontalo Utara, Alhamdulillah langkah-langkah yang sudah dilakukan oleh BNN bersama dengan mahasiswa UNG dalam rangka mewujudkan desa Bersinar di Kabupaten Gorut ini.

Khusus untuk kami desa Molingkapoto Selatan, dasar pertama bagi mahasiswa melaksanakan KKN di Gorut ini, itu yang pertama mereka harus bentuk agen-agen, kan ada namanya relawan di desa, kemudian ada juga Satgas, intelijennya ada, dan lainnya.” jelas Alfian

BACA JUGA  Camat Kwandang Ajak Masyarakat Membenahi Lingkungan Sambut HUT ke - 76

Untuk desa Molsel sendiri, ini memang sudah di bentuk, lanjut Alfian mengatakan, sebelum dengan adanya mahasiswa ini memang sudah terbentuk di desa.

“Tahapan terakhir tujuan daripada ditempatkannya mahasiswa KKN di desa-desa itu, sebagaimana yang terakhir itu kita melakukan deklarasi desa Bersinar, itu yang menjadi tujuan pelaksanaan kegiatan.” ucap Alfian.

BACA JUGA  Bulan Depan Pemdes Tolongio Perketat Penyaluran BLT, Aya Iyan: Sesuai Surat Edaran Bupati

Dengan adanya mahasiswa KKN Tematik UNG, Pemdes Molsel pun merasa terbantukan dengan kegiatan-kegiatan kemasyarakatan yang ada di desa, dan bahkan para mahasiswa pun ikut ambil bagian dalam penanganan Covid-19.

“Di samping mewujudkan desa Bersinar, mereka juga bekerja sama dengan Pemdes mensukseskan pelaksanaan vaksinasi program Pemerintah pusat, Pemerintah daerah sampai ke Pemerintah desa, yang sampai dengan saat ini kita tetap bekerja keras dalam capaian vaksinasi yang ada di desa Molingkapoto Selatan.” ujarnya.

BACA JUGA  Pemerintah Desa Hiyalo Oyile Terima Bantuan Benih Jagung Dari Dinas Pertanian Gorut

Sementara itu mahasiswa KKN Tematik UNG, Moh. Fadlan M. Pikoli menjelaskan terkait dengan kegiatan desa Bersinar yang menjadi acuan oleh Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara, khususnya yang ada di desa Molsel.

“Alhamdulillah, kami dari mahasiswa UNG, yang saat ini berjumlah 15 orang dapat program dari BNN, yaitu tentang program bersinar, sebagai mana yang dijelaskan oleh kepala desa sebelumnya bahwasanya program desa Bersinar itu sudah jalan disini.

BACA JUGA  Bentuk Kerja Sama Dengan Kemendes PDTT, Tim Pokja UNG Paparkan Hasil Penelitian

Bahkan di desa Molsel pun sudah menjadi desa acuan untuk desa-desa lainya. Jadi kami terkait program inti dari BNN itu yang telah disampaikannya, nah kami tinggal membuat program saja, yang nantinya akan menjadi inti program kami.” tandas Moh. Fadlan.

Dirinya bersama teman-teman lainya dalam waktu dekat ini akan menyusun program-program kegiatan, seperti sosialisasi tentang bahaya narkoba-

BACA JUGA  Pemdes Bulalo Kecamatan Kwandang Berikan Makan Tambahan Kepada 75 Balita

kepada masyarakat, dan juga program vaksinasi, yaitu memberikan edukasi, serta memberikan pemahaman tentang pentingnya vaksinasi kepada masyarakat. (Inong)

Reporter: Suripno Ar. Onge

 

Tinggalkan Balasan