Pemdes Helumo Bagikan Kartu Tani Kepada 19 Kelompok Tani Yang Sudah tervaksin

Gorut MEDGO.ID – Pemerintah desa Helumo Kecamatan Anggrek Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut), melaksanakan kegiatan penyaluran kartu tani kepada 19 kelompok tani.

Penyaluran kartu tani diperuntukkan kepada petani yang sudah melaksanakan vaksinasi dari tahap 1 dan 2. Dengan adanya kartu tani ini akan mempermudah para petani-

BACA JUGA  Progres Percepatan Vaksinasi, Puskesmas Anggrek Optimalkan Pelayanan Vaksin di Desa

untuk mendapatkan pupuk bersubsidi dari Pemerintah, ketika terjadi kelangkaan pupuk, ataupun terjadi kelonjakan harga pupuk diluar.

Kegiatan penyerahan kartu tani dilaksanakan di ruang serba guna, kantor desa Helumo, yang diikuti oleh seluruh kelompok tani dari berbagai dusun. Senin,(20/12/2021).

BACA JUGA  Pemdes Leboto, Kecamatan Kwandang Terima Bantuan NKRI Peduli Untuk Masyarakat Terdampak Covid-19

Saat ditemui disela-sela penyerahan kartu tani, Sekretaris desa Helumo, Amsir Halalangi, menjelaskan beberapa hal yang menjadi persyaratan bagi kelompok tani untuk mendapatkan-

kartu tani tersebut. Sebab menurut Amsir, ini sudah menjadi ketentuan, tidak hanya kartu tani saja, akan tetapi semua yang berhubungan dengan pengurusan administrasi ataupun bantuan lainya.

BACA JUGA  Desa Hiyalo Oyile Kecamatan Anggrek Optimis Capaian Target Vaksinasi Terus Meningkat
Antrian kelompok tani mendapatkan kartu tani. (Foto: Inong)

“Alhamdulillah, hari ini kita telah menyalurkan kartu tani, ada kurang lebih 19 kelompok yang sudah di bagikan untuk penerima kartu tani. Namun dalam proses penyaluran-

kartu tani, kami terlebih dahulu mengecek bagi para kelompok tani untuk bisa menunjukkan kartu vaksin terlebih dahulu, karena ini sudah menjadi ketentuan yang harus-

BACA JUGA  Pemdes Mootinelo Kecamatan Kwandang Salurkan BLT Kepada 42 Keluarga Penerima Manfaat

dilaksanakan oleh Pemerintah desa sesuai instruksi Pemerintah pusat, diteruskan ke Provinsi, Kabupaten, kota, sampai ke tingkat Kecamatan dan desa.” jelas Amsir.

Untuk itu dirinya sebagai aparat Pemerintah desa Helumo, terus menghimbau kepada masyarakat desa segera melakukan vaksinasi, mumpung vaksin gratis.

BACA JUGA  Pemdes Popalo Optimis Capaian Vaksinasi Terus Meningkat, Melihat Antusias Masyarakat Cukup Tinggi

“Saya sebagai aparat desa, tak henti-hentinya selalu menyampaikan kepada masyarakat untuk segera melakukan vaksinasi, sebab ini tentunya untuk kesehatan kita semua,-

selain itu pula akan mempermudah masyarakat mendapatkan pelayanan dari desa yang berhubungan dengan kegiatan ataupun hajatan, dan segala jenis bantuan lainnya.” ucapnya.

BACA JUGA  Desa Posso Kecamatan Kwandang Terima Tim Audit Dari Inspektorat Kabupaten Gorontalo Utara
Sekretaris desa Helumo, Amsir Halalangi. (Foto: Inong)

Walaupun tingkat vaksinasi masih dikisaran 50 persen, dirinya akan tetap berupaya semaksimal mungkin untuk bisa mencapai target sasaran dan layanan vaksinasi.

Sementara itu di tempat yang sama, Ismail Ahmad, yang juga dari UPTD, balai perlindungan tanaman pertanian Provinsi Gorontalo,-

dalam kesempatan itu ikut memberikan sosialisasi tentang kartu tani kepada seluruh kelompok tani yang hadir.

BACA JUGA  Polres Gorontalo Utara Siapkan Personil di Perbatasan Wilayah Gorut Jelang Idhul Fitri 1442 H

“Maksud dari penyaluran kartu ini agar petani kedepan pada tahun 2022, untuk dapat mempermudah akses dalam hal ini pembelian pupuk bersubsidi. Bertepatan desa Helumo ada 4 dusun, 19 kelompok tani dan-

terdapat 366 anggota.
Nah, pada hari ini kurang lebih 60 persen sudah tersalurkan untuk tahap pertama dari 220 anggota, Alhamdulillah sudah tersalurkan pada hari ini.” tutur Ismail.

BACA JUGA  DPMD Gorut: BLT Harus Secepatnya Di Salurkan Kepada Keluarga Penerima Manfaat.
Ismail Ahmad, UPTD, balai perlindungan tanaman pertanian Provinsi Gorontalo. (Foto: Inong)

Lanjutnya Ismail, dirinya berharap kepada tani yang belum mendapat kartu tani untuk tetap bersabar, sebab informasi yang didapatkan dari pihak perbankan nanti di salurkan lagi di awal-awal tahun 2022 nanti.

BACA JUGA  Camat Anggrek: Isilah Kemerdekaan Ini Dengan Hal-Hal Positif, Dan Semangat Membangun.

“Kartu tersebut masih perlu di isi, karena masih kosong, untuk itu diharapkan di tahun 2022 untuk menebus pupuk yang bersubsidi. Bagi petani yang sudah menerima kartu tani supaya diisi apabila ketika setelah panen.

Dengan adanya kartu tani ini sudah tidak ada lagi terkesan kelangkaan pupuk, sudah inilah salah satu meminimalisir persoalan kelangkaan pupuk itu. Karna terkesan kemarin itu ada duit tidak ada pupuk, serta sudah ada pupuk tapi tidak ada duit.” tandasnya.

BACA JUGA  Pemdes Putiana Berikan Makanan Tambahan Kepada Masyarakat yang Ikut Vaksinasi

Makan dengan adanya kartu tani, tentunya ini akan mempermudah petani untuk mendapatkan pupuk, dengan begitu melalui kartu tani sudah tidak ada lagi orang lain berbisnis pupuk bersubsidi. (Inong

Tinggalkan Balasan