Pemdes Heluma Sambut Camat Anggrek Secara Adat Mopotilolo

Gorontalo Utara, MEDGO.ID – Pemerintah Desa Helumo Kecamatan Anggrek Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut), menyambut kedatangan Camat Anggrek dengan prosesi adat Mopotilolo.

Prosesi penyambutan secara adat tersebut berlangsung di Kantor Desa Helumo, Kecamatan Anggrek pada pukul 08:30 Wita, dan di saksikan oleh seluruh masyarakat Desa Helumo, Minggu (13/6/2021).

Sebelumnya Camat Anggrek, Abdullah Kadir di dahului prosesi adat Mo’odepito dan Molo’opu di Kantor Camat Anggrek, kemudian di lanjutkan ke desa-desa melalui prosesi adat pula.

Usai prosesi adat Mopotilolo, Kades Helumo, Hartono Mustafa kepada awak media Medgo.id menjelaskan tentang kegiatan penyambutan secara adat kepada Camat Anggrek yang baru, Abdullah Kadir.

“Alhamdulillah hari ini kita telah melaksanakan penyambutan secara adat, sebagai langkah awal dari pak Camat melaksanakan tugasnya.

BACA JUGA  Desa Langge Kecamatan Anggrek Menggelar Gebyar Vaksinasi Tahap 3

Kenapa di laksanakan prosesi adat Mopotilolo? Karena selama desa itu belum melaksanakan adat seperti ini, maka kami sebagai pemerintah desa, ataupun ada hajatan masyarakat, maka Camat belum bisa hadir.

Nah, setelah dilakukan acara adat seperti ini, maka kapanpun, dan acara apa pun itu kami bisa langsung mengundang pak camat, dan pak camat pun di pastikan tidak ada kendala untuk hadir di kegiatan masyarakat” jelasnya.

Gorontalo secara umum dan lebih khusus Kabupaten Gorontalo Utara, sangat kental dengan adat dan budayanya di masing-masing kabupaten yang ada di Provinsi Gorontalo, dan sampai saat ini masih tetap terus di jaga kelestarian budaya maupun adat istiadatnya.

“Jadi itulah adat yang dilaksanakan tadi, kalau tidak dilaksanakan adat, maka pak camat pun belum bisa jalan-jalan ke berbagi desa yang ada di Kecamatan Anggrek, ataupun kunjungan kerja lainnya” tandas Hartono.

BACA JUGA  Jelang Idul Adha Desa Helumo Siapkan 13 Ekor Hewan Qurban

Hartono mengatakan, prosesi adat tersebut pertama dilaksanakan di Desa Iloheluma, Desa Heluma, dan Desa Tolongio.

Setelah usai di lakukannya proses adat Mopotilolo kepada Camat Anggrek, Pemdes Heluma langsung menggelar kegiatan penyaluran BLT kepada masyarakat penerima manfaat.

“Iya, setelah kegiatan adat tadi, kita langsung menyalurkan BLT, kepada penerima manfaat, kebetulan masih ada pak camat dan sekretaris camat yang ikut menyaksikan, sekaligus memberi sambutan ataupun penyampaian kepada masyarakat.

Untuk BLT ini kita sudah memasuki tahap ke-4, di tahun 2021, untuk penerima BLT sekarang ini ada 55 KPM, sebelumnya di tahun 2020 ada 77 KPM, di tahun ini ada pengurangan.

BACA JUGA  Polsek Tolangohula Grebek Tempat Pembuatan Miras Captikus

Karena pengurangan tersebut setelah ada edaran, bahwa jangan sampai ada yang menerima dobol, maka setelah di verikasi lagi, maka yang terdapat masih 55 KPM, yaitu yang tidak menerima bantuan sosial lain.

Sebab yang tadinya masuk dalam BLT, tapi mereka sudah beralih ke bantuan sosial lain, maka yang bersangkutan sudah tidak bisa lagi menerima bantuan dari BLT” pungkas Hartono.

Desa Helumo Kecamatan Anggrek di ketahui memiliki jumlah penduduk berjumlah 562 jiwa, dan 279 KK, dan mata pencaharian penduduk desa adalah petani jagung.

Sampai saat ini pula Pemerintah Desa Heluma terus mengembangkan pertanian jagungnya, karena memiliki potensi yang cukup lumayan besar di setiap panen tiba. (Inong).

Reporter/penulis : Suripno Ar.Onge
Editor : RH

Tinggalkan Balasan