banner 728x250

Pemdes Bulalo Kecamatan Kwandang Berikan Makan Tambahan Kepada 75 Balita

  • Bagikan
banner 468x60

Gorut MEDGO.ID – Untuk lebih memenuhi asupan gizi terhadap anak maupun balita, Pemerintah desa Bulalo Kecamatan Kwandang, kembali mengembangkan program makan tambahan kepada 75 balita.

Kegiatan pemberian makanan tambahan kepada balita, berlangsung di Poskesdes Bulalo yang baru, sekaligus dirangkaikan dengan kegiatan Posyandu bersama Puskesmas Molingkapoto Kwandang. Senin,(15/11/2021).

BACA JUGA  Pemdes Popalo, Optimalkan Progres Capaian Target Vaksinasi Melalui Rakorev

banner 336x280

Kepala desa Bulalo, Fiti K. Rahim, kepada Medgo.id menjelaskan, pentingnya pemberian makanan tambahan kepada balita terutama memenuhi asupan gizi kepada balita.

BACA JUGA  Desa Langge Kecamatan Anggrek Menggelar Gebyar Vaksinasi Tahap 3
Kepala desa Bulalo, Kecamatan Kwandang. Fiti K. Rahim. (Foto: Inong)

“Alhamdulillah hari ini kami Pemerintah desa Bulalo melaksanakan Posyandu yang ada di dua pos, yaitu Posyandu, dan Poskesdes yang baru. Kami juga melaksanakan pemberian makanan tambahan bagi balita, yang kami kemas dalam bentuk makan bergizi, dan berimbang. Jadi ada nasinya, lauknya, sayur, buah-buahan, dan susu. Ini sangat penting sekali bagi balita terutama dalam kebutuhan asupan gizi balita.” jelas Fiti.

BACA JUGA  Pemdes Mootinelo Gelar Rapat Perekrutan Pengurus BUMDes

Terkait dengan Poskesdes yang baru, lanjut Fiti menambahkan, pembangunan Poskesdes tersebut bersumber dari anggaran dana desa.

“Untuk pembangunan Poskesdes ini bersumber dari dana desa tahun 2021, dan Alhamdulillah hari ini juga sudah difungsikan. untuk anggaran dana desa salah satu yang kita bangun adalah poskesdes dengan anggaran 70 juta, plus mobilernya, yaitu berupa alkes untuk keperluan Posyandu.” tuturnya.

BACA JUGA  Rison Adolo: Ada 84 KPM Akan Menerima BLT Sampai Desember 2021

Lanjutnya Fiti menuturkan, pemberian makanan tambahan pada balita dianggarkan melalui dana desa di tiap tahunya.

 

Pemberian makanan tambahan pada balita. (Foto: Inong)

“Jadi tiap tahun itu kita menganggarkan untuk pemberian makan tambahan, nah untuk tahun ini sudah kita laksanakan di tahap 3 anggaran, di November ini kita beri, jadi ini pemberian awal, berikut bulan depannya nanti kita akan berikan lagi makan tambahan untuk balita, untuk anak-anak balita ini yang kita intervensi hari ini ada 75 balita.” terang nya.

BACA JUGA  Bupati Indra Yasin : Pasar Murah Sangat Membantu Warga Gorut

Program pemerintah desa Bulalo dalam hal ini pemberian makanan tambahan kepada balita sebagai bentuk kepedulian dalam mencegah terjadinya stanting pada balita, dan tidak hanya pada balita saja para lansia pun masuk dalam program makan tambahan.

BACA JUGA  Desa Ilangata Percepat Pendataan SDGs, Meskipun Terkendala Anggaran

“Jadi untuk lansia, tiap bulan itu ada khusus mereka yaitu Posyandu lansia, itu lebih dari 100 lansia yang datang, tapi namanya lansia banyak yang tidak bisa hadir, dan untuk lansia yang tidak sempat hadir itu akan langsung tangani oleh kader posyandu, nah mereka yang kita turunkan untuk mengkroscek keadaan para lansia tersebut.” ucapnya.

BACA JUGA  Iskandar Datau: BPD Adalah Sebagai Penerima Aspirasi Dan Menyampaikan Aspirasi Masyarakat

Sementara itu di tempat yang sama, petugas kesehatan Puskesmas Molingkapoto, Hartati Buyunggadang, SKM. yang juga sebagai penanggung jawab upaya kesehatan masyarakat.

Hartati menjelaskan terkait dengan program pemerintah desa Bulalo, pemberian makanan tambahan pada balita, dan mensosialisasikan tentang pentingnya kesehatan dan olahraga.

BACA JUGA  Pemdes Helumo Bagikan Kartu Tani Kepada 19 Kelompok Tani Yang Sudah tervaksin
Hartati Buyunggadang, SKM. Saat memberikan sosialisasi tentang kebutuhan gizi balita. (Foto: Inong)

“Kalau untuk makanan tambahan pada balita, ini program dari pemerintah desa, dan Alhamdulillah diadakan oleh pemerintah desa Bulalo, kemudian saya tadi melakukan penyuluhan gerakan masyarakat hidup sehat. Gerakan masyarakat hidup sehat itu-

BACA JUGA  Amsir Halalangi: Dengan Cara Pendekatan Persuasif Serta Humanis Warga Bisa Paham Pentingnya Vaksinasi

terkadang masyarakat kita itu jarang melakukan lagi aktifitas fisik.
Aktifitas fisik itu kan olahraga, kebanyakan masyarakat tidak melakukan itu lagi, kemudian makan sayur dengan buah, kebanyakan di masyarakat kita setiap kali makan itu-

sudah melupakan sayur dan buah, mereka lebih menkonsumsi nasi. Jika nasi di konsumsi dalam porsi besar itu bisa menyebabkan penyakit, di akibatkan terlalu banyak kalori, makannya di anjurkan itu perbanyak menkonsumsi sayur dan buah.” tutup Hartati. (Inong)

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *