Pemdes Botungobungo, Karang Taruna, Dan Mahasiswa UMGo Door To Door Sosialisasi Vaksinasi

Gorut MEDGO.ID – Pemerintah desa Botungobungo Kecamatan Kwandang, terus melakukan himbauan dan sosialisasi kepada masyarakat desa tentang pentingnya vaksinasi.

Himbauan dan sosialisasi yang dilakukan secara door to door ini tidak hanya di acara kegiatan masyarakat lainnya saja, seperti suka maupun duka, tapi langsung mendatangi rumah warga yang ada di desa Botungobungo.

BACA JUGA  Pemdes Molingkapoto Terus Genjot Capaian Target Sasaran Vaksinasi 1.183 Jiwa Tahun 2021

Bersama karang taruna, dan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMgo), kepala desa Botungobungo, Ramli Lamusu Kakilo, langsung menyisir rumah warga yang ada dibeberapa-

dusun di desa Botungobungo
untuk memberikan pemahaman dan edukasi tentang pentingnya vaksinasi bagi kesehatan dan juga terhadap kekebalan tubuh. Senin,(6/9/2021).

Kades Botungobungo, Ramli Lamusu Kakilo, kepada awak media mengatakan, langkah ini diambil untuk mempermudah masyarakat dan lebih untuk mengetahui tentang penyampaian-penyampaian secara tatap muka dengan masyarakat desa.

“Alhamdulillah hari ini saya bersama karang taruna dan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMgo) turun langsung ke rumah warga untuk menyampaikan serta memberi arahan dan pemahaman tentang pentingnya vaksinasi.

BACA JUGA  Bupati Gorut Indra Yasin Jalin Kerjasama Bersama PLTU Anggrek

Ini kita lakukan agar supaya
masyarakat lebih memahami manfaat dari vaksinasi untuk ketahanan imun kita. Alhamdulillah dengan penyampaian maupun sosialisasi yang kami berikan ini, masyarakat sudah bisa menerima dengan apa yang kami sampaikan, dan insyaa Allah dalam waktu dekat ini kami akan jadwalkan gebyar Vaksinasi” jelas Ramli.

BACA JUGA  Ini Kesan Mantan Lima Kades di Botumoito Setelah Serah Terima Jabatan

Lanjut Ramli, dirinya sebagai kepala desa, tak henti-hentinya memberikan himbauan serta pemahaman kepada masyarakat, yang tentunya dengan-

cara persuasif dan humanis agar masyarakat bisa menerima dan memahami akan pentingnya vaksinasi.

BACA JUGA  Bupati Indra Yasin : ASN Gorut Tidak Ada Boleh Keluar Daerah, Idhul Fitri Nanti

Sementara itu ditempat yang sama, ketua karang taruna Arpan Usman yang ikut didampingi mahasiswa UMgo, meluruskan kembali apa yang menjadi ke khawatiran masyarakat tentang vaksinasi.

BACA JUGA  Pemdes Molsel Bersama BNN Gorut Gandeng Mahasiswa KKN Tematik UNG Perangi Narkoba

“Kami sebagai karang taruna bersama Pemerintah desa, mengenai vaksinasi massal yang akan diselenggarakan di desa Botungobungo, ini adalah sebagai bentuk memberikan pemahaman kepada masyarakat, untuk lebih meyakinkan-

dengan benar tentang apa yang menjadi kekhawatiran masyarakat terhadap vaksinasi. Alhamdulillah dengan beberapa penjelasan yang kami berikan, mereka sudah bisa memahaminya.” ucap Arpan

BACA JUGA  Pemerintah Desa Ibarat Fokuskan Percepatan penyaluran BLT dan Infrastruktur Desa Lainya

Lebih lanjut lagi, mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMgo) yang ikut mendampingi Pemerintah desa Botungobungo,-

mengatakan pentingnya edukasi kepada masyarakat tentang manfaat dari vaksinasi, serta menepis informasi hoax tentang vaksinasi yang beredar selama ini.

BACA JUGA  Pemdes Bulalo Terima Kunjungan Wakil Ketua DPRD Gorontalo Utara, Dalam Rangka Pelatihan P2L

“Kami dari mahasiswa UMgo, yang ikut bersama-sama Pemerintah desa Botungobungo, bersama dengan Karang taruna, menyampaikan langsung kepada masyarakat, bahwasannya vaksinasi ini tidak membahayakan, sebab dipikiran mereka itu selalu dihantui rasa takut, apalagi sekarang ini beredar info yang-

BACA JUGA  Camat Anggrek Tinjau Langsung Kesiapan Posko PPKM desa Helumo

tidak jelas ataupun kabar hoax sehingganya masyarakat ikut terpapar berita hoax. nah dengan informasi hoax seperti itu kami meluruskan kembali, dan langsung memberikan pemahaman serta edukasi-

BACA JUGA  Dinas Sosial Kabupaten Gorontalo Utara Percepat Penyaluran BST Di Masa PPKM Skala Mikro

kepada masyarakat tentang vaksinasi untuk menjaga ketahanan imun kita, tidak ada yang perlu dikhawatirkan.” tandas Fandrean, mahasiswa jurusan keperawatan. (Inong)

Reporter: Suripno Ar. Onge

Tinggalkan Balasan