Pelayanan Aparatur Pemerintah Desa Taluduyunu Utara, Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato

58

Oleh: Meirin A. Inaku

Pelayan politik salah satu tanggung jawab dari instansi pemerintah, baik baik itu di pusat, di daerah, maupun di desa.

Pelaksanaan pelayanan publik ini merupakan fungsi dalam peemerintah desa dalam melakukan kemudahan pada masyarakat dalam menggunakan hak dn kewajibannya.

Tugas utama dari sosok aparatur pemerintah desa adalah sebagai abdi negara dan abdi masyarakat, tugas in telah di jelaskan dalam pembukaan UUD 1945 alinea keempat kinerja birokrasi dalam melayani masyarakat di tuntut untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sesuai dengan tugas birokrat.

Pelayanan apartur pemerintah desa sangatlah penting bagi masyarakat, mengapa saya katakan sangat penting? Karena itu sudah menjadi tugas apartur desa dan mereka harus bertanggung jawab penuh dalam hal pelayanan masyarakat.

Mulai dari memberikan apa yang masyarakat butuhkan seperti pembuatan surat-surat mengayomi dan mendamaikan jika masyarakat terlibat perkelahian dan masih banyak lagi.

Selain itu pemerintah desa di tuntut agar benar-benar melaksanakan tugasnya dengan baik akan tetapi masih banyak juga aparatur pemerintah desa yang belum melaksanakan tugasnya dengan baik.

BACA JUGA  Nani Wartabone Sang Pemimpin Bumi Hulondalo

Sehingga banyak masyarakat yang membicarakan tentang kinerja aparatur pemerintah desa yang seharusnya melayani kebutuhan masyarakat malah sebaliknya, dan masih banyak masyarakat yang selalu mebeda-bedakan pelayanan aparatur desa sendiri dengan pelayanan aparatur desa lain.

Undang-undang no 6 tahun 2014 tentang desa, pemerintah desa adalah penyelengara urusan pemerintaah oleh pemerintah desa dalam mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat berdasarkan asal-usul dan adat istiadat setempat dan di akui dan di hormati dalam sistim pemerintah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dari pengertian tersebut fenomena sekarang ini yang terjadi di Desa Taluduyunu Utara, Kecamatan Pohuwato, Kabupaten Gorontalo, sangat menghawatirkan ini di lihat dari kinerja aparatur pemerintah desa dalam melayani kepentingan masyarakat, sering mendapat sorotan tajam dari masyarakat.

Permasalahan ini dapat dilihat dari rendahnya kemampuan serta keahlian dari aparat pemerintah Desa Taluduyunu Utara dalam memberikan pelayanan yang baik.

Hal ini juga di sebabkan oleh masih rendahnya kemampuan aparat dilihat dari latar belakang pendidikan dan etos kerja sumber daya manusia (aparat desa) tersebut.

BACA JUGA  Menghadiri Acara Syukuran Irwan Hunawa, Ketua Dekot Gorontalo Memberikan Sumbangan Satu Lagu

Dari latar belakang tersebut pentingnya pelayanan yang baik bagi di desa namun kenyataannya pelayanan pelayanan yang di berikan oleh aparatur pemerintah desa masih jauh dari memuaskan khususnya dalam pembuatan surat-menyurat serta persoalan-persoalan masyarakat lainya masih banyak di temui keluhan-keluhan.

Keluhan tersebut dapat di peroleh dari pembuatan surat-surat keterangan di kantor desa akan tetapi seringkali tidak di layani karena tidak ada perangkat desa atau aparatur desa yang hadir di kantor desa.

Sehingga seseorang yang sudah sangat membutuhkan surat keterangan harus datang langsung ke rumah kepala desa.

Dari hasil penelitian saya dalam hal pelayanan aparatur pemerintah desa terhadap masyarakat Taluduyunu Utara, Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato, mempunyai beberapa pendapat yang berbeda beda tentang pelayanan aparatur perintah Desa Taluduyunu Utara.

Yang pertama, aparat Desa Taluduyunu Utara tidak mampu mengabdi dalam hal tidak mampu mengabdi adalah pengabdian mereka tidak terlihat apalagi pada saat pandemi covid 19.

BACA JUGA  Persepsi Tentang Dilema Pilkada Di Tengah Pandemi Covid-19 Di Kabupaten Gorontalo

Jadi optimal dari kerja mereka itu kurang memuaskan misalnya kemarin itu pengalaman pribadi pada saat pembuatan KTP (kartu tanda penduduk).

Pada saat pembuatan KTP tersebut yang membuatnya belum ada di tempat padahal tertulis jelas jam masuk kerja pukul 08:00 tetapi sudah pukul 09:30 belum ada di tempat.

Yang kedua dalam hal memberikan bantuan itu tidak merata dan hanya di pilih saja kenapa di katakan demikian karna di saat pembagian sembako atau bantuan lainya itu hanya di pilih saja hanya orang-orang terdekat aparatur pemerintah desa saja atau kerabat dekat.

Sehingga yang yang lain tidak kebagian sembako atau orang-orang yang seharusnya dan kurang mampu tidak mendapatkan sembako tersebut.

Dalam hal ini saya selaku penulis dan masyarakat lainya sangat mengharapkan agar aparatur Pemerintah Desa Taluduyunu Utara, Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato, benar-benar melaksanakan tugasnya dengan baik dan iklas semasa jabatanya agar kepentingan masyarakat terlayani dengan baik.

Ucapan Selamat Puasa Rektor UNG Dr Eduart Wolok

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here