Pelaksanaan PUG di Daerah, Pemda Berkewajiban Menyusun Kebijakan Program dan Pembangunan/Judul

31

KOTA GORONTALO – Sambutan Walikota Gorontalo Marten Taha, Pada Acara Evaluasi Pengarusutamaan Gender (PUG) Tingkat Kota Gorontalo Tahun 2020. Selasa (08/09)

Marten mengatakan, Pengarusutamaan Gender merupakan strategi mengintegrasikan perspektif gender dalam pembangunan dimulai dari proses perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, serta pemantauan dan evaluasi seluruh kebijakan, program dan kegiatan pembangunan.

“Pug ditujukan utk mewujudkan kesetaraan gender dlm pembangunan yang lebih adil dan merata bagi seluruh penduduk indonesia baik laki-laki/perempuan. Kesetaraan gender dapat dicapai dengan mengurangi kesenjangan antara penduduk laki-laki dan perempuan dalam mengakses dan mengontrol sumber daya, berpartisipasi dalam pengambilan keputusan dan proses pembangunan, serta mendapatkan manfaat dari kebjakan dan program pembangunan,”ucapnya

“Permendagri no. 67 tahun 2011 perubahan atas permendagri no. 15 tahun 2008 tentang pedoman umum pelaksanaan PUG di Daerah, Pemda berkewajiban menyusun kebijakan program dan kegiatan pembangunan berperspektif gender yang dituangkan dalam RPJMD, RENSTRA SKPD, dan RENJA SKPD,”lanjutnya

Menurut Marten, Penyusunan dilakukan melalui analisis gender, maka analisis gender dapat menggunakan gap/analisis gender lainnya, hasil analisis gender dituangkan dalam penyusunan GBS (Gender Budget Statement).

“Hasil analisis gender yg terdapat dalam GBS menjadi dasar OPD dalam menyusun kerangka acuan kegiatan dan merupakan bagian yang tak terpisahkan dengan dokumen RKA/DPA OPD,”ungkap marten saat sambutannya di Ballroom Hotel Maqna.

Marten berharap dalam pelaksanaan evaluasi PUG hari ini agar diikuti dengan baik sehingga beroleh hasil sesuai yang diharapkan yang akan menjadi acuan dalam pelaksanaannya nanti, dan membuka secara resmi kegiatan tersebut.(IH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here