Pantau Penerapan Prokes di Pasar Moodu, Forkopimda Gorontalo Blusukan dan Bagikan Masker

GORONTALO, MEDGO.ID – Polda Gorontalo, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie yang didampingi Kapolda Gorontalo Irjen Pol. Dr. Akhmad Wiyagus, SIK, M.Si dan Danrem 133 Nani Wartabone Brigjen TNI Bagus Antonov Hardito,MA melakukan blusukan ke pasar Moodu Kota Gorontalo, Senin (02/08/2021).

Selain memantau secara langsung penerapan protokol kesehatan ditengah masyarakat dalam kesempatan ini forkopimda Gorontalo juga membagikan masker kepada pedagang dan pengunjung pasar.

BACA JUGA  Video : Wakil Ketua Komisi IX DPR Dr. Nihayatul Wafiroh, MA, Lakukan Kunker Ke Gorontalo Utara

Kapolda Gorontalo melalui Kabid Humas Polda Gorontalo Kombes Pol. Wahyu Tri Cahyono, SIK menyebutkan, bahwa hari ini Gubernur Gorontalo bersama Bapak Kapolda Gorontalo serta Danrem 133 Nani Wartabo melakukan sosialisasi ke pedagang dan pengunjung pasar moodu untuk tetap terapkan protokol kesehatan serta pengecekan pelaksanaan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) yang sudah masuk dalam level 3.

“Hari ini Unsur Forkopimda Gorontalo melakukan pengecekan terkait penerapan PPKM di Pasar Moodu Kota Gorontalo dari hasil pengecekan Semua sudah menerapkan Prokes dan memakai masker,” ujarnya.

BACA JUGA  Membuka Musda Golkar Kota Gorontalo, Rusli Habibie: Saya Tidak Ingin Terjadi Perpecahan!!

Wahyu menambahkan, sinergi lintas lini yang dilakukan akan terus diilakukan sebagai upaya guna mencegah penyebaran Covid-19. Tidak hanya itu, penegakan disiplin melalui operasi Yustisi terus ditingkatkan untuk menekan kasus Covid-19 di Gorontalo bisa segera turun.

“Bapak Kapolda bersama Gubernur dan Danrem terus sinergi untuk menekan penyebaran Covid-19 yang terjadi di Gorontalo,” jelasnya.

BACA JUGA  Mulai Besok THR ASN Bone Bolango Cair

Bapak Kapolda juga mengingatkan masyarakat dalam kedisiplinan Protokol Kesehatan, tidak hanya mematuhi 3M (Memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan) saja. Namun 5M yaitu menghindari kerumunan dan mengurangi interaksi.

“Masyarakat ini juga harus taat aturan, karena untuk mengurangi angka positif Covid-19 tidak bisa dikerjakan oleh pemerintah saja. Namun perlu juga adanya kesadaran seluruh masyarakat,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan