Objek Wisata Di Kota Gorontalo Ditutup Pada Perayaan Tahun Baru

59
Salah satu objek wisata di Kota Gorontalo, Benteng Otanaha (Foto: Bayu Harundja)

KOTA GORONTALO, MEDGO.ID – Pada perayaan tahun baru kali ini, Pemerintah Kota Gorontalo (Pemkot) menegaskan tidak ada perayaan tahun baru serta akses keluar masuk ditutup sementara untuk mencegah lahirnya gelombang kedua (second wave) covid-19.

Melalui Surat Edaran Nomor 200/KesbangPol/XII/1487/2021 tentang pelaksanaan perayaan natal dan tahun baru tahun 2021 yang dikeluarkan oleh Walikota Gorontalo, menegaskan perayaan tahun baru ditiadakan.

Selain peniadaan perayaan tahun baru serta akses keluar masuk yang dibatasi, dalam surat edaran tersebut juga membatasi tempat umum seperti mall dan salah satunya objek wisata.

BACA JUGA  Rektor Lepas 161 Peserta KKN Desa Membangun Untuk Pencapaian SDGs

Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Kota Gorontalo, Effendy S. J. Rauf saat dikonfirmasi mengatakan bahwa objek wisata di Kota Gorontalo ditutup dengan berdasarkan hasil rapat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi pada Senin, (28/12/2020) untuk mencegah lahirnya klaster baru covid-19.

“Berdasarkan hasil rapat Forkopimda Provinsi kemarin, untuk objek wisata ditutup, dan untuk Kota Gorontalo mulai hari ini sampai tanggal 3 Januari, ” ujar Effendy saat diwawancarai melalui via telepon, Selasa (29/12/2020).

BACA JUGA  Pelaku Pencurian Sepeda Motor dan Kotak Amal Berhasil Dibekuk Team Resmob Polda Gorontalo

Effendy juga menjelaskan mengenai objek wisata yang ditutup seperti objek wisata yang dikelola oleh swasta maupun pemerintah itu ditutup untuk sementara, tertanda sejak dari tanggal 29 Desember sampai tanggal 3 Januari.

“Objek wisata yang ditutup seperti yang dikelola oleh swasta maupun pemerintah itu ditutup, seperti objek wisata Lahilote, Benteng Otanaha, dan kami sudah jalankan edaran,” jelas Effendy.

Effendy juga menyampaikan bahwa penutupan objek wisata juga sekaligus dilakukan dengan penindakan dari Tim Pengawasan yang dibentuk untuk mengawasi dan menindak masyarakat yang berada di lokasi wisata tertentu.

BACA JUGA  Setelah Mengikuti Debat Terakhir, Tony Junus: Langkah Selanjutnya Tinggal Masyarakat Menilai Dan Memilih

“Nanti akan ada petugas yang akan datang yaitu tim satgas (satuan tugas), dari hasil rapat Forkopimda Provinsi kemarin, akan dibentuk tim untuk pengawasan,” jelas Effendy.

Dan untuk Tim Pengawasan menurut penuturan Effendy itu merupakan gabungan dari pihak TNI-Polri, Satpol-PP, dan dari Dinas Kesehatan untuk turun mengawasi objek wisata. (Ubay)

Reporter: Bayu Harundja

Ucapan Selamat Puasa Rektor UNG Dr Eduart Wolok

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here