Musda Golkar Kota Sengit, Ini Dua Bakal Calon Ketua 

35
Suasana Musda DPD Partai Golkar Kota Gorontalo (Foto: MEDGO.ID)

KOTA GORONTALO, MEDGO.ID — Hari ini, Rusli Habibie sudah membuka Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Gorontalo resmi dibuka.

Meski dalam sambutanya Rusli Habibie menyampaikan bahwa pelaksanaan Musda, ia himbau berlangsung dengan suasana kekeluargaan, untuk kemajuan partai Golkar kota. Namun demikian, tak menyurutkan kader untuk berkompetisi melalui penjaringan orang nomor satu Golkar kota ini.

“Saya minta pelaksanaan Musda dapat berlangsung secara aklamasi,” kata Rusli Habibie saat memberikan sambutan sekaligus membuka Musda Golkar Kota Gorontqlo yang Ke X,. yang digelar di hotel Damhil UNG, pada Minggu(21/11/2020).

Rusli selaku Ketua DPD Golkar Provinsi Gorontalo dengan sedikit berkelakar menyampaikan keberhasilan Golkar, baik diprovinsi Gorontalo dan Kota lebih khusus. Ia sama sekali tak mengarahkan dukungan politik kepada salah satu figur, namun, tentu ia juga berharap dalam prosesi musda dapat berjalan penuh kekeluargaan.

Terkait, bursa calon ketua Golkar kota, yang sebelumnya diberitakan sebelumnya, Srikandi Golkar Meyke Camaru, menarik pencalonannya, bersama Fikran Salilama, tiba-tiba Meyke Camaru mendaftarkan diri lagi sebagai calon ketua Golkar Kota.

Meyke Camaru saat mendaftar sebagai calon Ketua DPD Partai Golkar Kota Gorontalo (Foto: MEDGO.ID)

Sementara Ryan F Kono, secara resmi mendaftar sebagai calon Ketua DPD Golkar Kota, yang diterima langsung oleh panitia pengarah (Steering Comitte) Tomi Pakaya.

Ryan F. Kono saat mendaftar sebagai calon ketua DPD Partai Golkar Kota Gorontalo (Foto: MEDGO.ID)

Kedua calon ketua Golkar kota tampak diverifikasi berkas calon, oleh Steering Comitte, dengan melihat kelengkapan berkas, diantaranya, pernah menjadi pengurus partai golkar yang dibuktikan dengan surat keputusan.

Sampai berita ini dimuat Musda masih sementara berlangsung, dan hampir dipastikan akan berjalan sengit, karena, awalnya beredar kabar bahwa Marten Taha hanya calon tunggal.

Apakah ini pertanda bahwa MT sapaan akrab Marten Taha, akan menghadapi arus konstelasi persaingan perebutan ketua Golkar kota yang sengit, atau justru hanya akan ada dua bakal calon ketua, sebab sampai berita ini tayang Marten Taha belum secara resmi mendaftar sebagai calon ketua Golkar kota.

Namun berbagai spekulasi berkembang ditengah musda Golkar, sebab ini golkar, segala kemungkinan akan terjadi dalam arena musda yang Ke-X. Kita lihat nanti siapakah yang akan memegang komando orang nomor satu Golkar kota. (MDG)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here