Merayakan Natal, Marten Taha: Apapun Agamanya Dia Adalah Warga Kota Gorontalo

170
Walikota Gorontalo, Marten Taha saat memberikan sambutan pada perayaan natal yang diselenggarakan oleh Umat Kristiani Oikumene, Jumat (25/12/2020), Foto: Bayu Harundja

KOTA GORONTALO, MEDGO.ID – Dalam perayaan natal tahun ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo bersama Umat Kristiani Oikumene melaksanakan ibadah natal untuk mempererat tali silaturahim. Jumat, (25/12/2020).

Perayaan natal yang digelar di Hotel Qrand Quality, dihadiri langsung oleh Walikota Gorontalo, Marten Taha dengan didampingi Wakil Walikota, Ryan F. Kono.

Dalam sambutannya, Marten menyampaikan bahwa perbedaan agama bukanlah alasan untuk terjadi perpecahan, karena perbedaan adalah keniscayaan dan itu tidak akan memecah belah suatu bangsa.

BACA JUGA  Sukses Jaga Stabilitas Ekonomi di Tengah Pandemi, Marten Terima Penghargaan KDI

“Perbedaan diantara kita, niscaya tidak akan memecah belah, perbedaan itu adalah suatu keniscayaan, tetapi kalau ikat dalam kebersamaan dan kekompakan akan melahirkan kekuatan yang besar di Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Marten.

Kerukunan antar umat beragama khususnya di Kota Gorontalo terjaga sangat baik, Marten menuturkan bahwa Pemkot Gorontalo menjaga itu dengan baik dan memeliharanya.

BACA JUGA  Walikota Gorontalo Apresiasi Pelaksanaan Serbuan Vaksinasi Masyarakat Maritim

“Di Kota Gorontalo kerukunan dan kekompakan serta kebersamaan ini terjaga dengan baik, karena pemerintah merawat dan memeliharanya,” tutur Marten.

Marten juga menyampaikan bahwa di Kota Gorontalo Umat Muslim adalah mayoritas, namun hal tersebut tidak mengenal dominasi mayoritas dan tirani minoritas, semua sama sebagai warga Indonesia yang hidup menikmati udara dan kehidupan di Kota Gorontalo.

BACA JUGA  Tepat Dua Tahun Kepemimpinan Walikota dan Wakil Walikota Gorontalo

“Semua sama, suku apapun dia, agama apapun dia, golongan apapun dia, warna apapun kulitnya, dia adalah warga yang harus dilayani, tidak ada diskriminasi harus ada kesamaan hak dan kewajiban,” tandasnya. (Adv)

Penulis: Bayu Harundja

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here