Membuka Diktukba, Kapolda Gorontalo: Aspek Kesehatan Tetap Menjadi Prioritas Utama

13

GORONTALO, MEDGO.ID – Kapolda Gorontalo Irjen Pol. Dr. Akhmad Wiyagus,SIK,M.Si,M.M secara resmi membuka Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba)Polri T.A. 2020/2021 bertempat di Lapangan SPN Polda Gorontalo. Selasa (17/11/2020).

Tidak seperti tahun sebelumnya, upacara pembukaan Diktukba Polri tahun ini berlangsung sangat sederhana,namun tetap khidmat dengan mempedomani protokol kesehatan, hal ini terlihat dari jumlah tamu undangan yang dibatasi tidak lebih dari 10 orang perwakilan dari para orang tua siswa. Selain itu hadir pula Wakapolda, Pejabat Utama Polda, Para Kapolres, Ka SPN dan pejabat SPN berikut para Gadiknya,
Dalam sambutannya membacakan amanat Kapolri, Kapolda Gorontalo Wiyagus  menyampaikan ucapan selamat terhadap para calon siswa Bintara yang telah dinyatakan lulus terpilih mengikuti pendidikan pembentukan bintara Polri.

“Keberhasilan ini tidak lepas dari perjuangan saudara disertai doa dan dukungan orang tua dan keluarga, serta berkah dan karunia Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, oleh karena itu wujudkan rasa syukur melalui komitmen untuk melaksanakan pendidikan dengan penuh semangat, kesungguhan, dan integritas,”Ucap Wiyagus.

Selain itu dalam sambutanya Kapolri juga menekankan tentang aspek kesehatan tetap menjadi prioritas utama.

“Efektivitas proses pendidikan harus memenuhi standar yang telah ditetapkan dengan menerapkan prinsip pendidikan yang sehat – efektif – berkualitas. Aspek kesehatan tetap menjadi prioritas utama untuk menjamin proses pendidikan berjalan dengan baik sehingga dapat mewujudkan Sumber Daya Manusia Polri yang berkualitas unggul dan berbudi pekerti luhur,” Tegas Kapolri yang dibacakan oleh Kapolda Gorontalo.

Jumlah calon siswa Bintara Polri yang mengikuti pendidikan pembentukan bintara Polri TA. 2020/2021 secara keseluruhan se-Indonesia berjumlah 11. 208 orang dengan rincian 10.648 casis bintara Polri laki-laki (Polki) dan 560 casis bintara Polri Wanita ( Polwan). Sedangkan jumlah lulusan hasil seleksi rekruitmen Bintara Polri Panda Gorontalo sebanyak 262 orang terdiri dari 255 casis bintara Polri laki-laki dan 7 casis bintara Polri wanita.

Hal ini dikatakan oleh Kabid Humas Polda Gorontalo Kombes Pol Wahyu Tri Cahyono,SIK saat dimintai keterangan usai mengikuti upacara.

“Syukur Alhamdulillah tahun ini kita mendapat kuota didik yang sangat banyak dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Semenjak 3 Tahun SPN Polda Gorontalo operasional, tahun ini merupakan yang terbanyak, Tahun pertama kita hanya mendidik sebanyak 200 siswa dengan jumlah siswa yang lulus 199 orang, tahun kedua kita hanya mendidik 188 siswa dan yang lulus sejumlah 187 orang, sedangkan tahun ini kita mendidik 255 orang, sedangkan untuk 7 casis Polwan mengikuti pendidikan di Sepolwan Ciputat Jakarta, kita berharap mudah-mudahan semuanya lulus dan siap mengabdi menjadi bhayangkara negara memberikan pelayanan kepada masyarakat di Propinsi Gorontalo,” ujar Wahyu.

Wahyu juga mengatakan bahwa pola pendidikan dan pengasuhan di SPN Polda Gorontalo disesuaikan dengan situasi pandemi Covid19.

“Sebagaimana kita dengar amanat kapolri yang disampaikan oleh Bapak Kapolda tadi bahwa aspek kesehatan tetap menjadi prioritas utama, oleh karena itu Ka SPN sudah mendapatkan petunjuk dan arahan tentang bagaimana pola pendidikan dan pengasuhan terhadap siswa selama pandemi Covid19, misalnya kemarin saat diserah terimah kan dari Biro SDM ke SPN seluruh siswa dilakukan Rapid tes dan diukur suhu tubuhnya, selain itu barak yang sebelumnya diisi sekitar 40 orang sekarang diisi setengahnya atau sekitar 20 orang, sisanya menggunakan mess yang sudah tersedia, selain itu Poliklinik yang ada di SPN juga akan dioptimalkan dalam rangka menjaga kesehatan para siswa selam mengikuti pendidikan, dengan kata lain, standar kesehatan dan prokes akan terus dilaksanakan selama proses belajar mengajar serta pengasuhan di SPN Polda Gorontalo yakni kurang lebih 7(tujuh) bulan,” terang Wahyu. (Rls)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here