Marten Taha: Perjuangan Perempuan Tidak Dapat Dipisahkan Dari Sejarah Indonesia

46
Walikota Gorontalo, Marten Taha saat memberikan sambutan pada acara Peringatan Hari Ibu yang ke 92, Selasa (22/12/2020) Foto: Bayu Harundja

KOTA GORONTALO, MEDGO.ID – Dalam rangka memperingati Hari Ibu yang ke-92, Walikota Gorontalo, Marten Taha menyampaikan momentum ini merupakan upaya bangsa untuk menghargai jasa dan perjuangan perempuan, perjuangan tersebut tak lepas dari peran perempuan dalam hal merebut dan mengisi kemerdekaan.

“Peringatan hari ibu yang dilaksanakan setiap tanggal 22 Desember merupakan upaya bangsa Indonesia untuk mengenang dan menghargai perjuangan perempuan Indonesia dalam merebut dan mengisi kemerdekaan,” ucap Marten dalam sambutan memperingati Hari Ibu, Selasa (22/12/2020).

BACA JUGA  Objek Wisata Di Kota Gorontalo Ditutup Pada Perayaan Tahun Baru

Marten juga menambahkan peringatan Hari Ibu juga merupakan momentum kebangkitan bangsa karena perjuangan perempuan Indonesia tidak dapat dipisahkan dari sejarah perjuangan bangsa Indonesia.

“Peringatan Hari Ibu juga sebagai momentum kebangkitan bangsa, penggalangan rasa persatuan dan kesatuan serta gerak perjuangan perempuan yang tidak dapat dipisahkan dari sejarah perjuangan Indonesia,” ujar Marten.

Hal tersebut juga membuktikan bahwa perempuan jika diberi peluang dan kesempatan, mereka akan mampu meningkatkan kualitas hidupnya serta bisa menjadi motor penggerak perubahan.

BACA JUGA  Di Kecamatan Bone Bupati dan Wakil Bupati Disambut Secara Adat

“Hal ini membuktikan, bahwa perempuan apabila diberi peluang dan kesempatan, mereka mampu meningkatkan kualitas hidupnya secara mandiri perempuan dalam berbagai dimensi kehidupan berbangsa dan bernegara, dan juga mampu menjadi motor penggerak dan motor perubahan,” tutur Marten.

Terakhir Marten menyampaikan bahwa peran dan tanggung jawab antara laki-laki dan perempuan harus seimbang, sehingga dapat mendorong untuk bekerja sama dalam setiap kehidupan berbangsa dan bernegara.

BACA JUGA  Harapan Bupati Ternak Kambing Guna Meningkatkan Ekonomi Masyarakat

“Perempuan Indonesia masa kini adalah perempuan yang sadar akan hak dan kewajibannya yang sama dengan laki-laki, prinsip kesetaraan yang mendasari tentang pembagian tugas yang seimbang antara perempuan dan laki-laki, telah mendorong keduanya sebagai mitra dalam setiap aspek kehidupan berbangsa dan bernegara,” tandasnya. (Adv)

Penulis: Bayu Harundja

Ucapan Selamat Puasa Rektor UNG Dr Eduart Wolok

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here