Marten Taha Membeberkan Rencana Membangun Masyarakat di Masa New Normal

14

KOTA GORONTALO – Persoalan pandemik covid -19 masih menjadi topik sentral dan hangat diperbincangkan, karena dampaknya yang sangat membahayakan keberlangsungan hidup manusia hingga saat ini. berbagai upaya dan kebijakanpun dilakukan mengendalikan penyebaran wabah corona virus disease agar tidak berlangsung masif.

Dunia memberikan perhatian serius untuk menyikapi hal ini, tidak terkecuali dari organisasi international yang menamakan United City and Local Government Asia Pasific atau biasa disebut Organisasi Pemerintah Kota Internasional Lingkup Asia Pasifik -UCLG ASPAC.

dengan menggelar forum web internasional, pihak penyelenggara berharap adanya peran nyata dari pemerintah daerah melindungi masyarakatnya dari keterpurukan secara sosial, budaya dan ekonomi.

Walikota Gorontalo Marten Taha memperoleh kepercayaan sebagai salah satu pembicara forum web internasional itu mewakili Asosisasi Pemerintah Kota Se Indonesia, berbagi informasi terkait peran pemerintah daerah dalam membangun komunitas berkelanjutan dimasa kehiduapan normal baru.

Tema tersebut sangat relefan untuk diangkat, karena berdasarkan realita kehidupan masyarakat ditengah pandemik covid -19 terhadap penanganan didaerah.

Secara gamblang marten menjelaskan bahwa peran pemerintah kota khusunya di kota gorontalo dengan mengeluarkan beberapa kebijakan stimulus perekonomian masyarakat yang diperkuat dengan regulasi dan dukungan sumber daya manusia.

Sehingga kata Marten, kebijakan yang dibuatnya memiliki payung hukum yang jelas dan teradminitrasi dengan baik menghindari terjadinya penyimpangan.

” upaya dilakukan antara lain meluncurkan program jaring pengaman sosial bagi masyarakat terdampak. kemudian memberikan kemudahan akses terhadap pelayanan dasar yang inklusif” papar marten dalam terjemahan bahasa inggris secara virtual, Selasa 25/8.

Kemudian peningkatan kesempatan kerja dan stimulus untuk kemudahan berusaha bagi masyarakat dan usaha mikro yang terdampak, termasuk pada masa new normal baru. menurutnya produktifitas masyarakat harus kembali bergeliat, beradaptasi dengan masa kehidupan normal baru tersebut.

Demikian juga dengan pembangunan infrastruktur ekonomi, yang dapat meningkatkan kegiatan sektor rill yang dipengaruhi oleh kemudahan investasi.

“daya tarik investasi dengan memberikan kemudahan pengurusan izin, kita lakukan untuk menggerakkan sekor rill daerah. secara otomatis akan berkontribusi pada perputaran ekonomi lokal atau multiplayer effect” tambahnya.

Pelibatan masyarakat dalam pembangunan infrastruktur sarana pemukiman yang bersih dan sehat juga dilakukan Pemerintah Kota Gorontalo melalui pendekatan pola padat karya. tujuannya disamping terjaga kesehatan mereka, tingkat kesejateraan masyarakat juga terjamin.

Sektor kesehatanpun demikian lanjut marten, pemerintah mengintervensi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui peningkatan pelayanan kesehatan baik preventif maupun kuratif dalam menghadapi pandemi COVID.

“Caranya mentracing dan tracking riwayat kontak dari pasien terpapar, guna memutus mata rantai penularan agar tidak mewabah. disisi lain masyakat diimbau mematuhi prokol kesehatan secara tertib serta menjaga imunitas tubuh” imbuhnya.

Pada akhir paparannya, Marten mengatakan dukungan dan partisipasi masyarakat adalah kunci mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, tercapainya visi – misi kota gorontalo 2019-2024 dan tujuan SDGS 2030.(Adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here