Mahasiswa UNG Desak Rektor Untuk Mencabut SK Rektor Tentang Aturan Ormawa

64

KOTA GORONTALO, MEDGO.ID – Mahasiswa Universitas Gorontalo (UNG), menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Rektorat UNG, menuntut rektor UNG untuk mencabut SK Rektor No.1070/UN47/KM.O5.03/2019 tentang syarat pimpinan dan pengurus ormawa.

Jendral Lapangan, Gunawan Rasid menyampaikan bahwa aksi mereka merupakan bentuk keresahan mahasiswa terhadap kebijakan rektor, terutama aturan aturan ormawa yang di atur melalui SK rektor.

“SK rektor tentang pedoman ormawa sebenarnya bertentangan dengan UU PERMENDIKBUD No:155 tahun 1998 tentang pedoman ormawa pasal 2,6,7 dan 9, jelas bahwa mekanisme pengurus ormawa itu menjadi hak mahasiswa dalam merancang pedoman tersebut,” Ujar Gunawan.

BACA JUGA  Generasi Milenial Sebagai Agen Of Control Social Pada Pilkada 2020 Di Kabupaten Gorontalo Di Tengah Pandemi Covid-19

Namun yang terjadi di UNG malah sebaliknya, yang membuat aturan ormawa adalah sepenuhnya rektor tanpa melibatkan para pengurus ormawa.

Selai itu, dalam orasinya Gunawan juga menyampaikan soal pengosongan sekertariat ormawa yang di nilainya merugikan aktifitas organisasi kemahasiswaan.

“Kalau alasannya soal keamanan, harusnya diberdayakan pihak keamanan dalam hal ini satpam dan semacamnya untuk menjaga stabilitas keamanan kampus, bukan sekretariat ormawa yang dikosongkan,” Ujarnya lagi.

Lanjut Gunawan, Komisi Pemilihan Langsung (KPL) juga harus menunda batas pendaftaran calon pemimpin ormawa sebab SK rektor syarat pemimpin ormawa masih cacat karena bertentangan dengan UU Permendikbud.

BACA JUGA  DPRD Kota Gorontalo Dorong Pemkot Untuk Perhatikan Kaum Difabel

“Kami berharap kepada Rektor UNG dan WR III agar menyahuti dan merealisasikan apa yang menjadi aspirasi kami para mahasiswa, demi menyongsong wajah organisasi mahasiswa kedepan yang tertata dengan baik,” Pintah Gunawan Rasid.

Aksi tersebut di terima Oleh Edy Putra Duhe selaku pengawas Pemilihan BEM UNG, sebab Rektor UNG dan WR III sedang tidak berada di tempat.

“Saya akan menyampaikan aspirasi kawan-kawan mahasiswa kepada pimpinan perguruan tinggi,” Pungkasnya.

BACA JUGA  Cegah Covid-19, Polda Gorontalo Tak Beri Izin acara Tahun Baru

Adapun yang menjadi tuntutan masa aksi yakni sebagai berikut:

1. Tolak SK Rektor tentang pedoman ORMAWA

2. Tolak point tentang IPK sebagai syarat pimpinan dan pengurus ormawa.

3. Tolak point tentang tidak adanya nilai D dan E sebagai syarat pimpinan dan pengurus ormawa.

4. Tolak MUBES dan pemilihan yang terkesan buru-buru dan tidak sesuai masa jabatan.

5. Tolak mekanisme pemilihan pimpinan ormawa(HMPS,HMJ,SENMA,UKM,BEM) secara E-Voting

6. Tolak SE Rektor tentang mengosongkan sekretariat ORMAWA pada malam hari.

7. Melibatkan hak mahasiswa dalam merancang pedoman ormawa UNG. (Arlan)

Ucapan Selamat Puasa Rektor UNG Dr Eduart Wolok

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here