Maestro Tanggomo Risno Ahaya, Berpulang

56

GORONTALO — Kabar duka memayungi dunia seniman gorontalo. Pelantun pantun dan musisi gambusi, budaya lokal hulondalo berpulang.

Berbagai group WA, diranaikan dengan kepergian seniman lokal gorontalo, dengan caption selamat jalan Risno Ahaya.

Bagi warga gorontalo yang hidup di era 60-70an bahkan sampai sekarang, sangat familiar dengan penampilan Risno Ahaya.

Risno yang merupakan warga dengan disabilitas tunanetra ini, harus meninggalkan seluruh penggemarnya.

Kabar yang datang membuat para netizen merasa kehilangan dengan kepergian seniman asli gorontalo.

Pria yang memiliki keterbatasan ini, memiliki semangat mempertahankan budaya gorontalo yang lekat dengan musik gambusi dan pantun, tak percaya bahwa seniman ini telah berpulang.

Semoga, apa yang telah didedikasikan Fisbo Ahaya melalui ratusan karyanya, akan tetap menjadi kebanggaan, serta contoh bagi generasi kekinian, untuk tetap menjaga budaya lokal, meski ditengah gempuran budaya luar, demi menjaga budaya bangsa Indonesia.
“Selamat jalan legenda pegambus gorontalo, ” tulis netizen dengan emotion duka.

“Maestro Tanggomo yang terpinggirkan, dan Pegambus Lagendaris yang terlupakan, Risno Ahaya,” sambung warganet.

“Akhir kehidupan yang miris dijalaninya dengan tabah, demi melestarikan budaya lokal yang kini nyaris punah, melalui 200 lagu karya ciptaannya. Innalillahi Wainna Illaihi Rojiun, selamat jalan,” ungkapan bela sungkawa dari pengaggumnya.

(MDG)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here