Langgar Kode Etik Profesi Polri, Kapolda Pecat 3 Anggota Polisi di Gorontalo

GORONTALO, MEDGO.ID — Kapolda Gorontalo, Irjen Pol. Dr. Akhmad Wiyagus SIK M.Si MM mengeluarkan surat keputusan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) atau pemecatan kepada 3 (tiga) Anggota polisi karena terbukti melanggar kode etik profesi Polri.

Ketiga Anggota Polisi yang dipecat yakni, Bripka Ariyanto Kadir Yusuf (Anggota Banit Samapta Polsek Paguat), Brigadir Sumarlin Maksud ( Anggota Yanma Polda Gorontalo), Briptu Ratno Saputra (Anggota Dit Samapta Polda Gorontalo).

Adapun Pelaksanaan Upacara Pemberhentian dengan tidak hormat (PTDH) di laksanakan di lapangan Mapolda Gorontalo Pada Hari Rabu (19/01/2022), yang di pimpin oleh Kapolda Gorontalo Irjen Pol. Dr. Akhmad Wiyagus SIK M.Si.MM.

BACA JUGA  Kapolda Bersama Forkopimda Prov. Gorontalo Tinjau Percepatan Vaksinasi Covid–19

Dalam Sambutannya, Kapolda Gorontalo menyampaikan bahwa hasil survey di tahun 2021 menunjukkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Polri termasuk tiga besar, dan secara khusus di berikan apresiasi oleh bapak presiden karena turut berperan aktif dalam pencegahan Covid-19 dan Akselerasi Vaksinasi, tentunya ini adalah suatu hal yang sangat di banggakan akan tetapi institusi ini tercoreng oleh beberapa Gelintir Oknum Kepolisian yang melakukan tindakan-tindakan indisipliner, kode etik bahkan tindak pidana sekalian.

BACA JUGA  Kapolda Gorontalo Bersama Kajati Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi di Gorut

“Berapapun Anggota Polri yang merusak Citra Institusi kita akan tetap tindak tegas, kita harus menyelamatkan Anggota Polri yang melakukan perilaku terpuji karena dirinya menyadari bahwa menjadi seorang Bhayangkara ini adalah tugas mulia,”kata Akhmad. Dan ingatkan Motto Polda Gorontalo adalah Mo’delo Ayuwa senantiasa memberikan tauladan dalam pelaksanaan tugas, tauladan kepada diri sendiri, tauladan kepada masyarakat, itu yang harus di camkan kita bersama.

Dalam kesempatan tersebut juga Kapolda Gorontalo menegaskan bahwasanya apapun latar belakang atau Almamater Anggota Polri tidak peduli jika melakukan pelanggaran serta tindakan disiplin kemudian Kode Etik bahkan tindak pidana sekalian pasti akan di tindak tegas.

BACA JUGA  CDOB, Kata Aleg Bonebol Dukungan HP-MU Sangat Luar Biasa

“Saya hanya membedakan mana Polisi yang benar dan mana Polisi yang tidak benar, tugas kita jelas memberikan perlindungan pengayoman terhadap masyarakat, melakukan penegakan hukum secara humanis,”

“Tantangan informasi teknologi semakin besar dunia semakin transparan apapun yang terjadi detik ini seluruh masyarakat akan tau bukan hanya masyarakat Provinsi Gorontalo tapi masyarakat seluruh dunia,” tegasnya.(**)

Tinggalkan Balasan