Konsumsi Miras di Gorontalo Masuk Urutan 4 Indonesia, Komisi I ke Polda: Buat Sangsi Pidana untuk Efek Jera

Gorontalo, Medgo.ID — Selain memperkuat sinergitas bersama Polda Gorontalo, kunjungan kerja Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo ke Polda Gorontalo dalam rangka membahas situasi Kamtibmas dan peredaran minuman keras (miras) di Provinsi Gorontalo.

Hal itu diungkapkan Wakil Ketua III DPRD Provinsi Gorontalo Ir. H. Awaludin Pauweni usai melakukan kunjungan tersebut, Rabu (25/08). Terlebih, dikatakannya bahwa kunjungan kerja ini merupakan agenda yang sudah dijadwalkan sejak lama.

BACA JUGA  Dit Reskrimum Polda Gorontalo Cegah Potensi Kriminal dan Cek Penerapan Prokes

“Sebenarnya agenda kunjungan kerja ke Polda Gorontalo sudah kami jadwalkan sejak lama, namun karena situasi pandemi sehingga baru dilaksanakan hari ini dan kedatangan kami selain bersilaturahmi dengan Kapolda yang baru, juga untuk membahas situasi Kamtibmas terupdate serta berbagai informasi keluhan dari masyarakat yang masuk ke kami untuk kami komunikasikan kepada jajaran kepolisian,” jelas Awaluddin

BACA JUGA  Waspada Investasi Ilegal, OJK Diminta Lakukan Sosialisasi kepada Babinsa Kodim 1304/Gorontalo

Sementara itu, Ketua Komisi I AW Thalib menyampaikan, situasi Kamtibmas di Provinsi Gorontalo memang terbilang aman dan kondusif, namun bukan berarti tidak terjadi persoalan kamtibmas di Gorontalo. Dimana masih ada masalah-masalah yang menonjol antara lain adalah peredaran Miras.

“Terkait Miras, Gorontalo termasuk daerah pengkonsumsi alkohol terbesar di Indonesia yang masuk pada urutan keempat, padahal kita tidak memproduksi alkohol itu sendiri,” ungkapnya

BACA JUGA  Ratusan Botol Miras di Bone Bolango Berhasil Diamankan Polisi

Terakhir, Ketua Komisi I Deprov meminta agar dengan adanya pertemuan ini akan membenahi regulasi yang mengatur hal tersebut.

“Kami meminta Polda Gorontalo untuk bisa memberikan materi yang terkait pemberian sangsi pidana untuk membuat efek jera kepada pelaku, pengkonsumsi, pedagang, pengecer ataupun yang melakukan pendistribusian Miras tersebut,” pungkasnya. (**)