Kementan RI Semangati POPT Gorontalo, agar  Menjaga Tanaman Pangan Kita Tetap Sehat

Tampak Para Petugas POPT Gorontalo saat mendapatkan pembinaan dari Direktorat Perlindungan Tanaman Pangan (Perlintan) Kementan RI Dr Ir Muhamad Takdir Mulyadi, MM didampingi kepala Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo Dr Muljadi Mario dan Kepala Balintan Abdul Wahid Lahay, SP., MSi (Foto Dok Balintan)

Gorontalo, MEDGO.ID — Terbatasnya jumlah tenaga Pengamat Hama dan Penyakit Tanaman , di Provinsi Gorontalo. tak menghalangi kualitas pengamatan POPT (Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan). Begitu pesan Dr Ir Muhammad Takdir Mulyadi, MSi, saat berkunjung ke bumi Hulondalo.

Hal tersebut dikemukakan Takdir Mulyadi saat memberikan pengarahan kepada pejuang pangan Gorontalo, dengan berbagi tips dan cara menyiasati kekurangan tenaga pengamat di lapangan, dengan mengembangkan kreatifitas dan bekal yang diberikan oleh Dinas Pertanian.

“POPT harus bekerja cerdas, bekerja ikhlas dan bekerja efektif, ” begitu kata Direktur Perlindungan Tanaman Pangan (Perlintan), Kementan RI DR.Ir. Mohammad Takdir Mulyadi,MM, pada pertemuannya dengan POPT pendamping kegiatan DEM Area Budidaya Tanaman Sehat, pada Selasa, (19/04/ 2022) di Aula Pertemuan Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo.

Dalam Rangka kunjungan kerja tahun 2022 di Provinsi Gorontalo, Takdir menyempatkan diri bertemu dengan para POPT pendamping kegiatan, menegaskan bahwa kurang tenaga bukan alasan menurunkan pelayanan kepada petani. “Tugas seorang POPT tidaklah ringan, dari segi jumlah kita kurang. Tercatat jumlah POPT diseluruh Indonesia yang ASN, maupun tenaga bantu, itu sebanyak 12.200 orang,” ungkapnya.

BACA JUGA  Dambea Siap Diperiksa, Asal Polisi Tegakkan Aturan

Setiap tenaga pengamat, diberikan tanggung-jawab pengamatan terbilang besar, dengan jangkauan area luas. “Seorang POPT menghendel 1-2 kecamatan, tapi ini bukanlah hal yang akan membuat kita patah semangat,” ujarnya.

Ia mengingatkan kembali prinsip kerja PHT agar budidaya tanaman sehat, sebagai berikut, ” (1) Melakukan Budidaya Tanaman Sehat, (2) Pemanfatan musuh alami, (3) Pengamatan rutin, (4) Petani menjadi ahli,” jelasnya.

Tak hanya menerapkan prinsip tersebut, pemerintah pada tahun 2022 ini, untuk meningkatkan produksi dan produktivitas pangan. Maka dilaksanakan salah satu prinsip PHT yakni Budidaya Tanaman Sehat. Pada kegiatan ini telah diberi 5 komponen bantuan kepada petani. Yakni benih, pembenah tanah, pupuk hayati, pestisida biologi dan pestisida nabati. Yang terpenting semua komponen tersebut besifat ramah lingkungan.

BACA JUGA  Gelar Rakorev Triwulan I, Ini Arahan Walikota Gorontalo
Tampak Para Petugas POPT Gorontalo saat mendapatkan pembinaan dari Direktorat Perlindungan Tanaman Pangan (Perlintan) Kementan RI Dr Ir Muhamad Takdir Mulyadi, MM didampingi kepala Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo Dr Muljadi Mario dan Kepala Balintan Abdul Wahid Lahay, SP., MSi (Foto Dok Balintan)

Program ini diharapkan agar petugas dapat mendampingi petani, untuk memanfaatkan kelima komponen tersebut, dengan sebaik -baiknya. Sebab tujuan akhirnya adalah petani dapat menekan penggunaan bahan kimia dalam mengendalikan hama penyakit tanaman.

Apa yang harus dicapai melalui Program DEM Area BTS Padi Sawah ?

Melalui program DEM Area BTS (Budidaya Tanaman Sehat) padi sawah ini,yang dilaksanakan pada 957 hektar, 38 kelompok tani, tersebar pada 20 kecamatan, di seluruh Kabupaten/Kota Provinsi Gorontalo. Ada dua hal yang mesti kita perhatikan :
1). Yakin produktivitas itu meningkat, terdapat signifikasi peningkatan produktivitas sejak tahun 2021. Dengan ini diharapkan petani akan terus melaksanakan budidaya tanaman sehat di setiap musim tanam. Catatannya, ketika petani akan mengulang budidaya tanaman sehat, maka harus dilakukan dengan swadaya, tanpa mengharapakan bantuan lagi.

2. Keberanian untuk mereplikasi (meniru); petani diharapakan dapat mereplikasi system budidaya tanaman sehat. Petani diharapakan, dapat membuat / memperbanyak APH (agen pengendali hayati) sendiri dengan biaya sendiri.

Mendengar berbagai kendala dan tantangan POPT selama bekerja di lapangan, Takdir Mulyadi kagum, dengan megungkapkan rasa terima kasihnya, dalam mengawal produksi pangan, khususnya pada sawah.

BACA JUGA  Jasa Iklan Medgo Gorontalo

Kadis Kagum Terobosan Balintan Gorontalo, Membuat Aplikasi Balintan Smart Mobile

Kepala Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo Dr. Ir. Muljadi Mario turut mendampingi kunjungan kerja Direktur Perlintan Kementan RI  Dr Muhamad Takdir Mulyadi, MM, menyampaian kebanggaannya kepada jajaran Balai Perlindungan Tanaman Pertanian (Balintan), khususnya kepada tenaga POPT, yang telah bekerja keras dalam pengawalan produksi pertanian di Provinsi Gorontalo.

Selain itu, Muljadi  senang adanya terobosan Kepala Balintan Abdul Wahid Lahay, SP., MSi, dengan membuat satu Balintan Smart Mobile, ini merupakan aplikasi system informasi pengamatan peramalan dan pengendalian OPT, yang dapat di evaluasi dengan cepat dan akurat. juga memonitor kinerja petugas benar-benar berada dilapangan, terpantau langsung oleh pimpinan . (Adv/Rara)

Penulis : Haira Mappa, SP (Koordinator IP3OPT Limboto)

Tinggalkan Balasan