Kawal Kasus Bupati Boalemo, Solidaritas Pemuda dan Mahasiswa Gorontalo Gelar Aksi

29
Solidaritas Pemuda dan Mahasiswa Gorontalo gelar aksi di depan Kejaksaan Tinggi (Foto: Bayu Harundja)

KOTA GORONTALO, MEDGO.ID– Menyoal kasus yang menjerat Bupati Boalemo, Darwis Moridu, dalam kasus dugaan penganiayaan yang mengakibatkan korban atas nama Awis Idrus (Almarhum) meninggal dunia.

Menanggapi hal itu, Solidaritas Pemuda dan Mahasiswa Gorontalo menggelar aksi untuk mengawal kasus yang melibatkan Bupati Boalemo sebagai tersangka, pada Senin (19/10/2020).

Aksi ke 9 yang di gelar di titik pertama di depan Kantor Pengadilan Negeri Gorontalo dan berakhir di kantor Kejaksaan Tinggi Gorontalo tersebut, di ikuti puluhan pemuda dan mahasiswa yang mempertanyakan sudah sampai dimana kasus yang melibatkan pejabat daerah tersebut.

Solidaritas Pemuda dan Mahasiswa Gorontalo gelar aksi kawal kasus Bupati Boalemo (Foto: Bayu Harundja)

Fian Hamzah, selaku Kordinator Lapangan (Korlap) dalam orasi menyampaikan bahwa aksi mereka kali ini untuk mengingatkan kepada pihak Pengadilan dan Kejaksaan agar memberikan keputusan hukum kepada tersangka sesuai hukum yang berlaku tanpa memandang jabatan dari tersangka, karena berhubung besok akan dibacakan tuntutan oleh JPU dalam sidang nanti.

“Telah beredar berbagai macam perbincangan bahwa ternyata Jaksa Penuntut Umum, telah melakukan pertemuan dengan pihak (orang-orang) yang di suruh oleh terdakwa Darwis Moridu”, tegas Fian.

Korlap, Fian Hamzah, menyampaikan orasi di depan Kejaksaan Tinggi Gorontalo (Foto: Bayu Harundja)

Dan Fian juga menyampaikan bahwa berdasarkan informasi yang beredar bahwa tersangka yakni Darwis Moridu akan di putus bebas oleh pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU).

“Maka kami tidak mau atas nama hukum yang ada di negeri ini, kami tidak mau ada tindakan jual beli yang ada di Provinsi Gorontalo”, lanjut Fian dalam orasi.

Mengenai hal itu pihak Kejati dalam hal ini di wakili Wakajati, Muhammad Naim, di dampingi Asintel, Aspidum, dan Kasi 3 Intelijen berkesempatan bertemu langsung dengan masa aksi untuk berdialog.

Pertemuan yang di adakan secara terbatas, Wakajati, Muhammad Naim, menyampaikan bahwa telah mendengarkan aspirasi dari masa aksi dan menjelaskan bahwa besok akan dilaksanakan sidang pembacaan tuntutan tersangka, akan di laksanakan sesuai prosedur.

Pertemuan antara pihak Kejati dan massa aksi (Foto: Bayu Harundja)

“Kami sebagai Jaksa Penuntut Umum, mencatat seluruh proses persidangan, apa yang kami bacakan nanti di persidangan, itu adalah fakta persidangan”, ujar Muhammad Naim.

Dan juga Wakajati menanggapi terkait informasi yang di berikan oleh masa aksi mengenai pihak JPU yang bertemu langsung dengan orang yang di suruh oleh tersangka dalam hal ini Darwis Moridu yang merupakan Bupati Boalemo.

“Informasi itu akan di catat, bahwa jika itu bisa dibuktikan itu akan mendapatkan sanksi tersendiri bagi jaksa penuntut umum” pungkas Naim. (Ubay)

Reporter: Bayu Harundja

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here