Kapolda Gorontalo Intruksikan Jajarannya Bangun Komunikasi yang baik dengan Para Ulama dan Tokoh Agama

39

GORONTALO, MEDGO.ID – Kapolda Gorontalo intruksikan jajaranya untuk silaturahmi dan bangun komunikasi yang baik denga para tokoh agama, Ulama, Tokoh masyarakat dan Pemuda.

Hal ini sesuai dengan Commander wish Kapolri Jendral Pol. Listyo Sigit Prabowo yang mengusung konsep Transformasi menuju Polri yang Presisi (Prediktif, Responsibiltas dan Transparansi Berkeadilan).

Salah satu bidang yang masuk dalam program prioritas Kapolri adalah Transformasi dibidang pelayanan publik. Program tersebut diantaranya adalah pemantapan komunikasi publik yang diwujudkan dengan kegiatan membangun hubungan dan komunikasi proaktif dengan ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat dan  pemuda.

Kapolda Gorontalo melalui Kabid Humas Kombes Pol Wahyu Tri Cahyono menjelaskan bahwa Sebagai tindaklanjut Commader Wish Kapolri yang disampaikan pada hari Kamis (28/1/2021) Bapak Kapolda telah memerintahkan seluruh Kapolres untuk langsung action mengimplementasikan apa yang menjadi arah kebijakan bapak Kapolri.

“hal itu diawali dengan Bapak Kapolda yang menggelar pertemuan dengan para Tokoh Agama, Pimpinan Ponpes serta Pimpinan Organisasi Islam se- Propinsi Gorontalo yang dilaksanakan pada hari Kamis (28/1/2021) siang, selanjutnya para Kapolres jajaran pun menindaklanjutinya dengan kegiatan sambaing dan juga tatap muka,”Kata Wahyu.

Lanjut Wahyu, Dukungan para Ulama, para tokoh agama maupun tokoh lainnya sangatlah penting dalam menjaga kondusifitas Kamtibmas di wilayah khususnya di Propinsi Gorontalo.

Untuk mewujudkan kondusifitas kamtibmas tersebut peran para tokoh agama, tokoh masyarakat, maupun tokoh lainnya sangatlah diharapkan untuk mendinginkan situasi agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang bermutan Hoax, SARA muapun informasi yang berpotensi menimbulkan konflik perpecahan di masyarakat.

“oleh karena itulah perlunya membangun silaturohmi dan komunikasi yang baik dengan para tokoh yang berpengaruh di masyarakat, jangan hanya karena ada masalah baru berhubungan tetapi sejak awal komunikasi haruslah sudah terjalin secara baik,inilah yang terus ditekankan bapak Kapolda kepada para Kapolres,”kata Wahyu.

Tidak semua bahasa hukum atau bahasa kepolisian bisa dengan mudah dipahami masyarakat sehingga dibutuhkan peran tokoh dalam menerjemahkan bahasa-bahasa tersebut.

Selain itu, Kapolda juga berharap adanya peran serta para Tokoh Ulama maupun Tokoh masyarakat lainnya untuk terus memberikan edukasi tentang pentingnya protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid19.

“Mari bersama kita patuhi protokol kesehatan, jangan pernah kendor untuk saling mengingatkan 3M agar kita semua terhindar dari Covid-19,”tutupnya.

Ucapan Selamat Puasa Rektor UNG Dr Eduart Wolok
BACA JUGA  Kapolda Gorontalo : Dalam Mengawal Vaksinisasi, Polri Siapkan Bhabinkamtibmas dan Tenaga Kesehatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here