Kapal Cepat Rute Gorontalo-Pagimana Resmi Beroperasi Hari Ini

Kota Gorontalo, Medgo.ID — MV. Express Priscilia 88 yang melayani rute Gorontalo – Pagimana pergi pulang resmi beroperasi, Senin (05/09).

Pengoperasi kapal penumpang itu ditandai dengan pengguntingan pita oleh Penjabat Gubernur Hamka Hendra Noer didampingi sejumlah pejabat pemprov dan unsur Forkopimda.

Kapal yang dioperasionalkan PT Pelayaran Dharma Indah itu memiliki keunggulan dalam hal kecepatan dan layanan bagi penumpang. Waktu tempuh Gorontalo – Pagimana dan sebaliknya hanya butuh sekitar tiga setengah jam.

BACA JUGA  Tanggal 5 Mendatang, Kapal Cepat Rute Gorontalo-Pagimana Mulai Beroperasi

Penjagub Hamka mengemukakan, percepatan pembangunan infrastruktur transportasi menjadi salah satu fokus pemerintah provinsi. Hal itu untuk meningkatkan konektivitas antar wilayah, menjaga disparitas harga serta dapat berkontribusi dalam pengendalian inflasi daerah.

“Atas nama pemerintah dan masyarakat Gorontalo saya menyampaikan terima kasih kepada Kementrian Perhubungan yang selama ini telah memberikan dukungan maksimal untuk pengembangan sektor transportasi. Terima kasih juga kepada PT Pelayaran Dharma Indah yang sudah berinvestasi,” kata Hamka dalam sambutannya.

BACA JUGA  Walikota Gorontalo Arahkan Musrenbang Kecamatan Fokus ke Usulan Kelurahan

Untuk diketahui, Kapal cepat Priscilia 88 berlayar setiap hari pukul 08.00 WITA untuk rute Gorontalo – Pagimana, sementara rute Pagimana – Gorontalo berangkat pukul 13.00 WITA.

Kapal dengan 354 kursi itu memiliki tiga tipe ruangan dengan harga yang relatif terjangkau. Kelas eksekutif sebanyak 244 kursi seharga Rp180.000 per orang, kelas VIP sebanyak 70 kursi dengan harga Rp200.000 per orang. Untuk kelas VVIP sebanyak 40 kursi dihargai Rp250.000 per orang.

BACA JUGA  Dampak Kenaikan Harga BBM, Polres Bonebol Bagikan Bantuan Kepada Masyarakat

Sebagai ucapan terima kasih kepada pemerintah provinsi, PT Pelayaran Dharma Indah menggratiskan pelayaran perdana dari dan ke Gorontalo hari ini. Sejumlah penumpang umum dan perwakilan unsur pemerintah berkesempatan menjajal layanan kapal tersebut pergi pulang. (**)