Kabgor Tuan Rumah, 4Th Internasional Coconut Festival

27
4Th Internasional Coconut Festival, Yang Di Adakan Di Taman Budaya (Foto: Bayu Harundja)

KABGOR– Kabupaten Gorontalo menjadi tuan rumah pelaksanaan 4th Internasional Coconut Festival Tahun 2020. Kegiatan yang bertajuk Exhibition of the 4th ICF with the theme: “Coconut for better life in Pandemi Covid-19”, dengan menghadirkan Bonsai Kelapa oleh 500 anggota asosiasi Bonsai Kelapa Gorontalo, dipusatkan di Taman Budaya Limboto, pada Selasa (22/09/2020).

Kegiatan tersebut terbagi atas 2 versi ada yang melalui Video confrence (vidcon) dan ada yang dilokasi Pameran, sementara untuk yang berada dilokasi tetap mengikuti Protokol Kesehatan.

Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo, Membuka Festival Kelapa Secara Virtual (Foto: Istimewa)

Kepala dinas Pertanian Kabupaten Gorontalo, Rahmat Pomalingo, mengatakan festival internasional kelapa khusus tahun ini dilaksanakan di Kabupaten Gorontalo. Karena kondisi pandemi covid-19, dilaksanakan internal khusus Provinsi Gorontalo. Hal ini kata dia, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terutama mengendalikan penyebaran covid-19.

Kepala Dinas Pertanian, Rahmat Pomalingo (Foto: Bayu Harundja)

Tapi bagi rahmat, untuk acara-acara lain tetap diikuti oleh seluruh anggota Kopek dan seluruh pemerhati kelapa. Baik itu,nasional maupun Internasional.

“Dengan cara kita melakukan Vicon atau wibiner hari ini yang sekaligus dirangkaikan dengan pembukaaan festival kelapa,” kata Rahmat.

Yang menarik hari ini, Kata Dia, Pak Bupati Nelson Pomalingo selaku Ketua Kopek akan membukanya dari Jakarta kemudian acaranya di Taman Budaya Limboto.

“Untuk acara seremoni pembukaaan di taman budaya tapi diikuti oleh semua peserta seminar,” Tambahnya.

Salah Satu Hasil Karya Bonsai Kelapa (Foto: Bayu Harundja)

Kenapa demikian, Kabupaten Gorontalo tetap konsisten, walaupun pandemi kita tidak bisa berhenti. Jangan karena pandemi semua berhenti. Oleh karena itu, kata Rahmat banyak cara dilakukan untuk mengembalikan kejayaan kelapa.

“selama pandemi kelapa memang harga kelapa menurun, tetai dengan adanya kreatifitas pembuatan bonsai kelapa, bayangkan satu butir kelapa hargnya dari 250 ribu sampai 5 juta Karena kreatifitas. masa pandemi mereka di rumah, para penggiat kelapa di rumah, karena di rumah mereka melakukan kreatifitas, sehingganya, karena seni dan kreatifitas maka kejayaan dan bangkitnya kelapa terlihat,” Tukasnya.

”Bayangkan hari ini, peserta pameran bonsai kelapa 200 komunitas dan ini sangat luar biasa. Insya allah, kedepan dengan festival kelapa ini bagaimana membangun kelapa dan mengambalikan kejayaan kelapa sesuai tema hari ini,” Tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here