Jelang Idul Fitri, Polres Bone Bolango Dirikan 6 Pos Penjagaan dan Pengamanan

34
Kapolres Bone Bolango
Kapolres Bone Bolango AKBP Suka Irawanto bersama Kepala Badan Kesbangpol Abdul Wahab Hadju, dan Kadispora Muhamad Yamin Abbas saat berada di lobi Kantor Bupati Bone Bolango.(Foto:Kominfo)

BONEBOL,MEDGO.ID — Kepolisian Resor (Polres) Bone Bolango telah mendirikan sedikitnya 6 pos penjagaan dan pelayanan terpadu TNI/Polri dan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bone Bolango menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H tahun 2021.

Kapolres Bone Bolango AKBP Suka Irawanto, SIK. M.Si mengatakan pihak Polres Bone Bolango telah mendirikan dan menyiapkan sedikitnya 6 pos penjagaan dan pelayanan dalam rangka Operasi Ketupat Otanaha 2021.

“Jadi untuk Polres Bone Bolango telah melaksanakan dan sudah menyiapkan pos penjagaan dan pelayanan terpadu dalam Operasi Ketupat Otanaha 2021. Salah satunya membuat pos penjagaan perbatasan guna meniadakan mudik atau melakukan penyekatan perbatasan antara Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Sulawesi Utara dan Kabupaten Bone Bolango (Bonebol), Gorontalo di Kecamatan Bone,”kata AKBP Suka Irawanto, Selasa (5/5/2021).

Kata Kapolres, untuk personil yang diturunkan melaksanakan kegiatan Operasi Ketupat Otanaha 2021 ini, terdiri dari Polda Gorontalo, Polres Bone Bolango, TNI, Dinas Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan Dinas Kesehatan untuk melakukan penyekatan sesuai anjuran daripada pemerintah.

BACA JUGA  Stadion Bone Bolango Hingga Geopark Kelas Dunia Masuk Daftar Major Projek Bonebol

“Jadi ketika kita melaksanakan kegiatan penyekatan dan penjagaan pos bersama maupun pos terpadu, yaitu di Kecamatan Bone,”papar Kapolres Suka Irawanto.

Namun untuk kekuatan daripada personil TNI/Polri kurang lebih yang ditempatkan di pos perbatasan Bolsel dan Bonebol sebanyak 35 personil. Nanti untuk dari Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo maupun dari Kabupaten Bone Bolango menyesuaikan setiap Puskesmas kalau yang kabupaten.

Untuk Dinas Kesehatan Provinsi, itu sudah ditempatkan juga personilnya kurang lebih 6 orang. Sementara untuk Satpol PP sesuai koordinasi kemarin masih 8 orang, untuk Dinas Perhubungan ada 6 orang, termasuk juga ada petugas dari BPBD Bone Bolango.
Sementara itu, untuk wilayah dalam kabupaten sendiri dalam Operasi Ketupat Otanaha 2021, itu sebanyak 6 pos. Di antaranya Pos Perbatasan di Kecamatan Bone untuk mengantisipasi arus mudik.
Berikutnya, lanjut Kapolres Suka Irawanto, pos pelayanan yang ada di wilayah Botutonuo Kecamatan Kabila Bone, itu mengantisipasi masyarakat bergerak ke Bone Pesisir yang akan ke tempat wisata.

BACA JUGA  Herman Walangadi Di Lantik Sebagai Wakil Bupati PAW Kabupaten Gorontalo

“Untuk tempat wisata akan kita lakukan penutupan. Hasil koordinasi dengan pemerintah daerah tempat wisata mulai tanggal 6 sampai dengan tanggal 20 informasi awal akan dilakukan penutupan. Tidak ada kegiatan-kegiatan di tempat wisata,”tegas Kapolres.

Selanjutnya, pos penjagaan dan pengamaban berikutnya diperbatasan Kota Gorontalo dengan Kabupaten Bone Bolango yaitu wilayah Kabila tepatnya di Kelurahan Pauwo. Kemudian pos di Ayula, Kecamatan Bulango Selatan, perbatasan antara Kota Gorontalo.

Berikutnya pos di Mato Bonebol, yaitu di perbatasan antara Kota Gorontalo dan Kabupaten Bone Bolango, tepatnya dekat Kejaksaan Tinggi Gorontalo, untuk antisipasi tempat berkumpulnya masyarakat dan pos penjagaan di Center Point Bone Bolango.

BACA JUGA  Polres Bonebol Siapkan 90 Personil Gabungan Persiapan Nataru

Pendirian pos-pos penjagaan ini tujuannya untuk memberikan rasa aman dan mengantisipasi penyebaran Covid-19.”Pos-pos ini melakukan kegiatannya dari tanggal 6-17 Mei 2021.

Kita juga akan melakukan kegiatan rutin yang ditingkatkan, yaitu dengan operasi ini meningkatkan patroli-patroli penjagaan. Jadi untuk mengantisipasi agar kegiatan menjelang Idul Fitri dan bisa membatasi atau mengurangi penyebaran Covid-19.
Kapolres pun berharap untuk masyarakat mengikuti imbauan pemerintah terkait tidak perlu mudik dan tidak perlu banyak mobilisasi. Lebih baik di rumah saja guna mencegah penyebaran Covid-19.

”Kasian keluarga yang tidak tahu menahu tentang Corona, tapi karena dia yang datang akhirnya mendapatkan penularan Covid-19,”pungkas Kapolres Suka Irawanto.(Adv/IH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here