Ikut Rakornas Pengendalian Inflasi Daerah, Ryan Kono: Fokus Jalankan Strategi 4K

Kota Gorontalo, Medgo.ID — Pemerintah pusat kembali menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) pengendalian inflasi di seluruh daerah, Senin (05/09).

Kegiatan yang dilangsungkan secara hybrid itu, diikuti oleh seluruh pimpinan daerah, tidak terkecuali pimpinan Pemerintah Kota Gorontalo yang diikuti oleh Wakil Wali Kota Gorontalo, Ryan F. Kono dari Bandayo Lo Yiladia (BLY) atau aula Rumah Jabatan Wali kota dengan didampingi unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Gorontalo.

BACA JUGA  Lewat Bimtek, Aleg Bonebol Tambah Pengetahuan dan Pengalaman

Sebanyak enam Menteri memberikan arahan kepada seluruh pemerintah daerah. Arahan yang disampaikan terkait dengan tindak lanjut hasil Rakornas yang dipimpin Presiden RI, Joko Widodo, beberapa waktu lalu.

“Tadi saya mengikuti Rakornas yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Ada banyak hal yang disampaikan kepada pemerintah daerah yang berkaitan dengan pengendalian inflasi,” kata Ryan usai Rakornas.

BACA JUGA  Jaminan Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan Diharapkan dapat Nilai Lebih Bagi Pemerintah

Ryan berjanji, berbagai arahan yang disampaikan akan ditindak lanjuti oleh Pemerintah Kota Gorontalo bekerjasama dengan Forkopimda.

“Tentunya kami akan menindak lanjuti setiap arahan yang disampaikan. Dan dalam menindak lanjutinya kami akan bersama-sama dengan Forkopimda. Sebab, berbagai arahan yang disampaikan tadi harus dikerjasamakan dengan Forkopimda. Utamanya soal menjaga ketersediaan bahan pokok, dimana dalam hal ini Satgas pangan yang berasal dari kepolisian diminta untuk menindak tegas para penimbun stok bahan pokok,” ungkap Ryan.

BACA JUGA  Cegah Katarak Dari Dini, Pemkot Lakukan Penanganan Dari Hulu ke Hilir

Untuk menjaga inflasi daerah sendiri, kata Ryan, pihaknya akan menjalankan strategi 4K. Yaitu, Ketersediaan pasokan, Keterjangkauan Harga, Kelancaran Distribusi dan Komunikasi Efektif.

“Semua akan terus kami jalankan. Bahkan, akan lebih diintensifkan. Karena, pengendalian inflasi menjadi fokus oleh pemerintah pusat maupun daerah, termasuk kami,” tutup Ryan. (IH)