Hari Pertama Operasi Zebra, 42 Pelanggar Tercatat Di Polres Gorontalo

34
Polres Gorontalo menggelar Operasi Zebra Otanaha 2020 (Foto: Bayu Harundja)

KABGOR, MEDGO.ID– Polres Gorontalo menggelar Operasi Zebra Otanaha 2020. Operasi yang di adakan setiap tahun tersebut di gelar secara serentak di seluruh Indonesia mulai dari tanggal 26 Oktober- 8 November, operasi tersebut di gelar di depan Polres Gorontalo, pada Senin (26/10/2020).

Dalam pantauan wartawan Medgo.id, terlihat aparat kepolisian dari Satuan Lantas (Satlantas) Polres Gorontalo memulai operasi pukul 09:00 Wita dan berakhir pada pukul 17:00 wita.

Pemeriksaan kelengkapan surat-surat kendaraan roda dua (Foto: Bayu Harundja)

Terlihat setiap kendaraan baik itu kendaraan roda dua dan roda empat yang melintasi jalan depan Polres, di periksa satu persatu-satu kelengkapan surat-suratnya.

Pemeriksaan kelengkapan surat-surat kendaraan roda empat (Foto: Bayu Harundja)

Tercatat 42 pelanggar di hari pertama operasi di gelar, dengan 21 pelanggar di pagi hari dan 21 pelanggar di sore hari, dari keseluruhan 42 pelanggar, hampir semua pelanggar terkendala dengan kendaraan yang tidak di lengkapi surat-surat dan sebagian juga kedapatan motor bodong.

Kasat Lantas Polres Gorontalo, AKP Okta Rahmansyah, dalam kesempatan wawancara menyampaikan Operasi Zebra memang sudah menjadi program tahunan dan operasi ini dilaksanakan di seluruh Indonesia.

“Sudah memang menjadi program tahunan, jadi yang sudah di anggarkan untuk kegiatan operasi yang ada di seluruh Indonesia, jadi ini hari pertama kita laksanakan Operasi Zebra ini, ya mungkin hari pertama pelanggaran ya lumayan banyak, tapi kita selain melakukan penindakan, kita lebih mengutamakan tindakan preemtif dan preventif”, tutur AKP Okta.

Kasat Lantas Polres Gorontalo, AKP Okta Rahmansyah (Foto: Bayu Harundja)

Dan juga AKP Okta melanjutkan operasi tahun ini yang di adakan selama 14 hari kedepan tidak memiliki target apa-apa karena berhubung masih dalam situasi pandemi.

“Untuk operasi ini karna masih dalam situasi covid-19 jadi kita tidak ada target, yang penting kalau memang ada pelanggaran kasat mata ya kita lakukan penindakan”, lanjut AKP Okta.

Dan terakhir AKP Okta menyampaikan terkait sanksi terhadap pelanggar di tindak sesuai pelanggaran, dan akan disidang di limpahkan langsung ke Pengadilan.

“Ya memang ini kita tilang sesuai dengan pelanggaran yang sudah di lakukan, nanti kita limpahkan ke Pengadilan, paling minggu depan langsung sidang”, tutup AKP Okta. (Ubay)

Reporter: Bayu Harundja

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here