banner 728x250

Hanya Berselang Dua Jam di Guyur Hujan, 2 Desa Sekaligus Terendam Banjir

  • Bagikan
banner 468x60

Gorut MEDGO.ID – Akibat hujan daras dua desa sekaligus langsung terendam banjir, diantaranya desa Ilangata, dan desa Tolango, kedua desa tersebut berada di Kecamatan Anggrek Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut).

Intensitas hujan deras yang cukup tinggi membuat aliran sungai Tolango, dan sungai Ilangata ikut meluap hingga merendam beberapa rumah penduduk.

BACA JUGA  DPMD Gorut Gelar Rapat Evaluasi Tentang Kinerja Perangkat Desa

banner 336x280

Ketinggian air banjir akibat sungai meluap mencapai 70 Cm di desa Ilangata, sedangkan ketinggian air di desa Tolango, tepatnya di kantor desa Tolango, ketinggian air mencapai setinggi dada orang dewasa.

Selain terjadinya luapan air sungai, luapan tersebut diakibatkan penyumbatan pada sungai yang ada di dusun mutiara desa Tolango,

BACA JUGA  Camat Anggrek Abdullah Kadir Cek Kesiapan Posko PPKM Skala Mikro Desa Ibarat

kepada awak media, kepala desa Tolango, (PAW) Mein Hasan, saat ditemui berada di lokasi banjir menjelaskan penyebab banjir dan luapan air sungai Tolango. Selasa,(21/09/2021).

“Terjadinya banjir akibat hujan deras sejak sore tadi, itu mengakibatkan air sungai yang cepat meluap hingga merendam beberapa rumah warga. Akibat hujan deras, sungai pun ikut cepat meluap , karena di sungai itu ada penyumbatan, terutama sungai yang berbentuk leter S, yang ada di kompleks pasar dusun mutiara.” jelas Mein.

BACA JUGA  Pemdes Langge Salurkan BLT tahap 2, 3, 4, Dan 5 Diserahkan Langsung Pada Bulan Agustus Ini.

Lanjut Mein mengatakan, memang di setiap musim penghujan tiba, desa Tolango selalu menjadi langganan banjir, apalagi warga yang tinggal tepat berada di bantaran sungai.

Inilah yang menjadi kekhawatiran dirinya melihat rumah warga yang selalu terendam banjir disebabkan oleh air sungai yang tersumbat, apalagi intensitas hujan semakin tinggi di akhir-akhir ini.

BACA JUGA  Pilkades Serentak Gorut Direncanakan Akan Dilaksanakan Pada Awal Tahun 2022 Nanti

“Memang di desa kami ini ketika hujan yang tidak berselang lama, tapi turun sangat deras itu cepat sekali banjir dan meluap sampai ke rumah, ini hujan cuma sebentar, apalagi kalau hujan berlangsung cukup lama, tentunya ini sangat mengkhawatirkan bagi saya-

terutama yang tinggal di dusun mutiara, dusun huyula, dusun 1, dan dusun 2.
Sebelumnya saya sudah mengikuti pertemuan dengan dinas Kehutanan Provinsi, bahkan dari tingkat pusat hadir saat itu, dan sudah melihat keadaan yang menjadi penyebab-

BACA JUGA  Pemerintah Desa Hiyalo Oyile Terima Bantuan Benih Jagung Dari Dinas Pertanian Gorut

banjir akibat penyumbatan, sungainya itu berbentuk huruf S. Nah oleh kami sebagai Pemerintah desa, dan juga masyarakat desa Tolango, mengharapkan kepada pemerintah daerah untuk bagaimana cara kita mengatasi, dalam hal ini membuat sungai yang baru, supaya airnya cepat mengalir sampai ke laut.” ucap Mein.

BACA JUGA  Wabup Thoriq Modanggu : Hukum Pasar Tak Boleh Dibiarkan, Kalau Merugikan rakyat

Dalam beberapa hari yang lalu, lanjut Mein, pihak Pemerintah desa Tolango sudah melakukan rapat RKPDes, membahas dan perencanaan penganggaran normalisasi sungai.

“Kemari sudah melakukan rapat RKPDes sudah menganggarkan, kami sudah masukkan disitu untuk normalisasi sungai. Setelah di pikirkan lagi, ketika anggaran tersebut hanya terbuang begitu saja, dan keinginan masyarakat untuk meluruskan sungai, tidak ada guna kita untuk menggali sampah dengan anggaran yang ada, lebih baik anggaran tersebut dialihkan ke perbaikkan sungai.

BACA JUGA  Pemerintah Desa Leboto Pastikan Percepatan Pendataan SDGs

Olehnya kami sangat berharap, caranya bagaimana kita bisa bekerja sama untuk bisa memperbaiki sungai ini. Yang berikutnya juga kami juga telah masukkan dalam RPJM, khususnya tanggul untuk 1000 meter, tetapi setalah di pikir kembali walaupun pembuatan tanggul berkilo meter, itu tidak akan mampu membendung debit air yang cukup tinggi, akhirnya menggenangi rumah warga.” tandas Mein.

BACA JUGA  Pemdes Ilangata Gelar Prosesi Adat Mopotilolo Sambut Camat Anggrek Abdullah Kadir

Dirinya sebagai Pemerintah desa Tolango, berharap bagaimana Pemerintah daerah untuk bisa mengupayakan sungai yang ada di dusun mutiara itu untuk bisa di rubah-

BACA JUGA  Pemdes Langge Kecamatan Anggrek Salurkan BLT Kepada 29 Keluarga Penerima Manfaat (KPM)

bentuk huruf S, nya, atau diluruskan agar tidak terjadi luapan air banjir ketika musim hujan, apalagi akhir-akhir ini intensitas hujan cukup tinggi. (Inong)

Reporter: Suripno Ar. Onge

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *