Dorong Minat Masyarakat, Tempat Wisata di Bone Bolango Menjadi Lokasi Vaksinasi

BONEBOL, MEDGO.ID — Minat vaksinasi masyarakat yang ada di Desa Botutonuo, Kecamatan Kabila Bone, masih tergolong rendah. Untuk mendorong minat masyarakat tersebut.

Pemerintah Kabupaten Bone Bolango bersama Jajaran TNI/Polri dan Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) Gorontalo menggelar vaksinasi dengan konsep berwisata di pantai sambil bervaksin. Selasa (18/01)

Vaksinasi yang di tergetkan 1.000 kuota inipun, laris di serbu warga yang sebagian besar masyarakat Desa Botutonuo. Termasuk para pengelolah yang bekerja di sekitar Pantai.

BACA JUGA  Kapolda Gorontalo Apresiasi Vaksinasi di SMA Negeri 3 Kota Gorontalo Mencapai 75%

Wakil Bupati Bone Bolango, Merlan Uloli menjelaskan dalam pelaksanaan ini, masyarakat berkesempatan mengikuti vaksin di sekitar Pantai Botutonuo dengan melihat pemandangan pantai, sembari menanti giliran untuk di vaksin.

“Kami hadir untuk melaksanakan vaksin di Desa Botutonuo, yang kita ketahui bersama desa ini adalah desa wisata yang ada di Bone Bolango. Nah kita ubah suasana sementara vaksin sambil berwisata,”

BACA JUGA  Lebih ke Arah Rumpun Kesehatan, Refokusing Anggaran Yang Akan di Prioritaskan

“Untuk itu, kami atas nama pemerintah mengucapkan terima kasih atas dukungan, sehingga pelaksanaan vaksin di Bone Bolango terselenggara dengan baik. Tujuannya dengan sekian lama kita melaksanakan vaksin ini, alhamdulillah kita sudah mencapai 76% di Bone Bolango,”ujar Merlan saat diwawancarai awak media.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Bone Bolango, dr. Meyrin Kadir menambahkan saat ini proteksi kesehatan menjadi prioritas utama bagi masyarakat, termasuk nelayan dan para pelaku wisata.

BACA JUGA  Terapkan PPKM Mikro, Polsek Kota Tengah Bagikan Masker Ke Masyarakat

Untuk itu, dengan adanya pelaksanaan vaksinasi yang di adakan di tempat wisata ini, dia berharap masyarakat tidak lagi takut lagi untuk di suntik.

“1.000 orang yang akan datang ini, dengan sasaran lansia dan anak usia 6-11 tahun yang kita layani di sini. Oleh karenanya, saya berharap di Botutonuo ini bisa melakukan hal yang serupa dan dapat tercapai sasaran untuk keseluruhannya,”pungkas Kadiskes, dr. Meyrin Kadir. (IH)

Tinggalkan Balasan