Ditengah Perjalaan Dinas keluar Kota, Waka II DPRD Bonebol Ikuti Musrenbang RKPD Secara Virtual

17
Musrenbang Secara Virtual Zainudin Pedro Bau bersama Azan Piola serta Pemerintah Daerah Kabupaten Bone Bolango.

BONEBOL, MEDGO.ID — Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Bone bolango Zainudin Pedro Bau bersama rekan sesama Pimpinan DPRD Bone Bolango Adzan Piola Mengkuti Musrenbang RKPD Tingkat kecamatan Botupingge Tahun 2022 secara Virtual.

Yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kecamatan Botupingge dan di fasilitasi Oleh BAPPEDA Bone Bolango yang menghadirkan beberapa SKPD Teknis. Selasa kemarin (09/03)

Pedro Bau mengatakan, Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) ini adalah model perencanaan pembangunan partisipatif yang melibatkan semua komponen masyarakat, lembaga kemasyarakatan, swasta dan pemerintah desa/kecamatan dan lembaga pemerintah lainya.

BACA JUGA  Tingkatkan PAD Melalui Pariwisata, DPRD Kota Gorontalo Tinjau Lokasi Wisata Pantai

“Sebagai forum musyawarah tahunan untuk mendapatkan masukan mengenai kegiatan prioritas pembangunan di wilayah kecamatan Botupingge sekaligus menyepakati rencana kegiatan lintas 9 Desa Sekecamatan Botupingge menjadi momentum penting bagi semua yang berkepentingan,”terang Pedro

Pedro menjelaskan, ada 15 Program Hasil penyusunan Rencana Pembangunan Kecamatan Botupingge yang penting.

“Dibutuhkan langsung bersentuhan dengan kepentingan masyarakat Botupingge yang akan diajukan kepada Pemda Kabupaten Bone Bolango sebagai dasar penyusunan Rencana Kerja SKPD Kabupaten Bone Bolango tahun 2022,”jelasnya

Sebagai Anggota DRPD Bone Bolango dari Dapil 3 ( Kabila , Tilongkabila, Botupingge) Ia bersama Azan Piola berkewajiban mengawal sekuat jiwa raga kami di DPRD nanti agar Usulan Musrembang kecamatan dapat terealisasi sekalipun dalam pelaksanaanya secara bertahap mempertimbangkan skala prioritas dan kondisi Anggaran.

BACA JUGA  Tok !!! 55 Desa dan 5 Kecamatan Bone Pesisir Sah Jadi Satu Kabupaten

“Kondisi Ekonomi kita Akibat pandemi Covid menimbulkan gejolak perekonomian global tak ampun menghantam sendi-sendi kehidupan masyarakat Indonesia dalam sekali pukul sekaligus mendarat di kuartal pertama Sejak APBN – APBD 2020 sampai tahun ini 2021 yang melahirkan kebijakan pengelolaan keuangan antara pemerintah pusat dan daerah mengalami beberapa transformasi khususnya dalam konteks refocussing dan realokasi, yaitu pemusatan kembali serta pengalihan terhadap APBN dan APBD di konsentrasikan pada penangaanan dan pencegahan Covid,”

BACA JUGA  Listiyo Sigit Prabowo Gantikan Idham Azis Sebagai Kapolri, Azan Piola: Langkah Yang Sangat Tepat

“Ketidakpastian terkait seberapa lama pandemi ini berkahir menambah situasi ekonomi kita semakin krisis bahkan mengarah pada resesi ekonomi . Padahal, dampak ekonomi Covid-19 sangat bergantung pada durasi wabah itu berlangsung, semakin lama maka dampaknya akan semakin buruk,”

“Sembari sama-sama berdoa dan berupaya serius semoga badai corona cepat berlalu
Sehingga program pembangunan berjalan normal Kembali,”tutupnya. (Adv/IH)

Ucapan Selamat Puasa Rektor UNG Dr Eduart Wolok

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here