Di Tengah-Tengah Perhelatan Wisuda, Mahasiswa UNG Berunjuk Rasa

43
Mahasiswa Fakultas Olahraga dan Kesehatan (FOK) menggelar aksi demonstrasi ditengah perhelatan wisuda, Senin (21/12/2020) Foto: Bayu Harundja

KOTA GORONTALO, MEDGO.ID – Di saat Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menggelar perhelatan wisuda, sekumpulan mahasiswa yang berasal dari Fakultas Olahraga dan Kesehatan (FOK) menggelar aksi demonstrasi, Senin (21/12/2020).

Tuntutan utama yang disuarakan dalam aksi tersebut ialah menolak dengan adanya keputusan dari pihak rektorat yang membuka kembali pendaftaran dalam tahapan Pemilihan Badan Eksekutif Mahasiswa (Pilbem).

Seperti diketahui sebelumnya, pendaftaran Calon Pilbem sudah di tutup dan sudah ada penetapan calon yang telah menetapkan pasangan dari FOK sebagai calon tunggal.

BACA JUGA  Dekan Fakultas Hukum Membuka Kegiatan PHP2D

“Pilbem ini sudah memasuki tahapan penetapan nomor urut, dan yang terdaftar sampai terakhir sampai sudah mencabut nomor urut itu hanya FOK, kemudian masuk dari Panwas (Panitia Pengawas, red) rekomendasi bahwa ini di ulang karna ada gugatan,” ujar Ali Yunus salah satu Mahasiswa FOK saat di wawancarai usai aksi, Senin (21/12).

Ali menambahkan bahwa keputusan Panwas dalam hal ini sangat tidak elektabilitas, menurutnya keputusan Panwas yang sebelumnya telah menetapkan pasangan calon telah berubah dengan membuka kembali pendaftaran karena adanya gugatan.

BACA JUGA  Kedatangan Bantuan Kemanusiaan Bapera Gorontalo, Disambut Gembira Korban Bencana Sulbar

“Secara elektabilitas Panwas sudah tidak dapat di percaya, mereka sudah memproses yang pertama putusan bahwa ini di ulang karena ada gugatan, setelah kami aksi ternyata mereka salah mengambil keputusan bahwa yang menggugat itu sebenarnya tidak bisa di terima sesuai hukum, sehingga elektabilitas Panwas dipertanyakan,” tambah Ali.

Selanjutnya Ali menuturkan mengenai tahapan Pilbem, dari pihak rektorat sendiri sudah membubarkan pihak penyelenggara dalam hal ini Panwas dan Komisi Pemilihan Langsung (KPL), hal tersebut sudah dipertimbangkan setelah Mahasiswa FOK bertemu pihak rektorat.

BACA JUGA  Rektor Lepas 161 Peserta KKN Desa Membangun Untuk Pencapaian SDGs

“Hasil pertemuan tadi intinya Panwas dibubarkan dan tahapan ini masih dibekukan, KPL rencana mau dibubarkan tapi karena putusan Panwas tersebut karena KPL diberi waktu 2×24 jam untuk membuktikan bahwa mereka tidak salah,” tandasnya.

Sampai berita ini tayang, mengenai tahapan Pilbem yang disampaikan narasumber dibekukan, pihak Medgo.id belum mendapatkan konfirmasi dari pihak rektorat karena berhubung pihak rektorat belum bisa memberikan konfirmasi. (Ubay)

Reporter: Bayu Harundja

Ucapan Selamat Puasa Rektor UNG Dr Eduart Wolok

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here