Dampak Penurunan APBD Tahun 2022 Pada Sektor Kesehatan

32

BONEBOL, MEDGO.ID — Terjadinya penurunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bone Bolango tahun anggaran 2021, salah satunya berdampak pada sektor kesehatan.

Hal ini diungkapkan Bupati Bone Bolango Hamim Pou dalam sambutannya pada rapat paripurna DPRD dalam rangka Pembicaraan Tingkat I Terhadap Ranperda tentang APBD Bone Bolango Tahun Anggaran 2022, di ruang Sidang DPRD, Selasa (16/11).

BACA JUGA  Besok, Sebanyak 84 PTT Di Lingkungan Dekab Bonebol Akan Laksanakan Ujian

Bupati Hamim Pou, mengungkapkan menurunnya APBD Bone Bolango tahun 2022 hingga mencapai Rp156 miliar dari APBD sebelumnya tahun anggaran 2021 Rp1,080 triliun dan tahun tahun anggaran 2022 nanti hanya kurang lebih Rp940 miliar, tentu berdampak pada seluruh sektor, di antaranya pada sektor kesehatan.

Di sektor kesehatan misalnya, kemungkinan juga akan banyak bidan yang berstatus Pegawai Tidak Tetap (PTT) maupun honorer harus kita berhentikan.

BACA JUGA  14 Maret, Keputusan Rapat Pembahasan Anggaran DPRD Bonebol dan Pemda

”Tentu tidak mungkin kita memberhentikan bidan. Apabila hal tersebut kita lakukan, maka akan mengancam berlangsungan pelayanan kesehatan, terutama terhadap ibu hamil dan anak,”tegas Bupati Hamim Pou.

Karena itu, guna mengamankan pembelanjaan APBD di sektor kesehatan termasuk sektor pendidikan ini, lanjut Bupati ada beberapa solusi walaupun ini tidak populis untuk kita semua.”Kita harus arif dan bijaksana, kabupaten lain saja bisa dan berani, maka saya harus terbuka akan menyeleksi ulang tenaga-tenaga honorer, terutama tenaga administrasi,”ujar Bupati Hamim.

BACA JUGA  Komisi II DPRD Bonebol Gelar RDP, Paris Djali: Bahas Refokusing Yang Harus Bergeser

Di saat yang sama, Bupati Hamim Pou juga mengungkapkan bahwa pihaknya belum bisa menaikkan insentif para dokter, terutama para dokter spesialis.”Mohon kita sama-sama berempati, karena kondisi yang tidak begitu baik ini,”tukas Bupati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here