Cegah Permasalah di Masyarakat, Pemdes Molingkapoto Gelar Penyuluhan Hukum

Gorut MEDGO.ID – Pemerintah desa Molingkapoto, Kecamatan Kwandang menggelar kegiatan penyuluhan hukum kepada masyarakat desa.

Pelaksanaan kegiatan penyuluhan hukum dilaksanakan di ruang aula kantor desa Molingkapoto, Kecamatan Kwandang Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut), dihadiri oleh tokoh masyarakat, tokoh agama, BPD bersama anggota, PKK, karang taruna dan unsur masyarakat lainya.

BACA JUGA  Pemdes Mootinelo Gelar Rapat Perekrutan Pengurus BUMDes

Pemdes Molingkapoto juga turut mengundang Kejaksaan negeri Gorut, DPMD, Polres Gorut, dan Inspektorat, sekaligus memberikan materi tentang penyuluhan hukum kepada masyarakat. Senin,(29/12/2021).

Tujuan dilaksanakan penyuluhan hukum oleh pemerintah desa Molingkapoto, agar masyarakat menjadi tahu dan memahami tentang segala peraturan-

BACA JUGA  Gelar Penyuluhan Hukum, Dorong Masyarakat Desa Tolongio, Untuk Sadar Akan Hukum

perundang-undangan yang berlaku, sehingga setelah mereka mengetahui, masyarakat menjadi paham apa yang telah disampaikan oleh para pemateri, sehingganya masyarakat taat, dan kesadaran hukum.

Hal tersebut disampaikan kepala desa Molingkapoto, Ardon Paneo kepada awak media usai ditutupnya pelaksanaan kegiatan penyuluhan hukum.

BACA JUGA  Pemdes Tolongio Gelar Rapat Paripurna Istimewa Dan Pengukuhan Struktur Organisasi BPD

“Alhamdulillah untuk desa Molingkapoto, dengan dilaksankan penyuluhan hukum ini dengan tujuan untuk lebih meningkatan kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang hukum.” jelas Ardon.

Lanjutnya lagi, pelaksanaan kegiatan penyuluhan hukum, pemerintah desa lebih mendominasi mengundang para pemuda yang ada di desa yaitu para kaum millenial.

BACA JUGA  Audiensi Dengan Mendes PDTT, Kapolri Pastikan Pendampingan Edukasi Dana Desa

“Paling banyak saya undang itu remaja-remaja atau yang biasa disebut kaum millenial, agar mereka bisa memahami apa yang telah disampaikan oleh para pemateri, jangan sampai kedepan mereka berurusan dengan hukum-

semuanya menyangkut perilaku kehidupan masyarakat sehari-hari, agar mereka lebih tahu bahwa di negara kita ini ada undangan-undang yang berlaku yaitu ketika terjadi pelanggaran hukum. Nah dengan begitu mereka terhindar dari segala bentuk yang berurusan dengan hukum.” ucapnya.

BACA JUGA  Iskandar Datau: BPD Adalah Sebagai Penerima Aspirasi Dan Menyampaikan Aspirasi Masyarakat

Ditengah informasi yang semakin luas terutama para pengguna android, ini juga menjadi pembahasan oleh para pemateri, sebab menurut Ardon, para-

generasi sekarang mudah terpapar informasi hoax yang disebar oleh orang yang tidak bertanggung jawab, dan ikut menyebarkan lagi.

BACA JUGA  Potensi Wisata Alam Desa Papualangi Menjadi Bogornya Kabupaten Gorontalo Utara

“Penyebaran informasi hoax, ini juga melanggar hukum, untuk itu harus dihindari jangan sampai para kaum millenial terjebak oleh pelanggaran ataupun terbentur dengan undang-undang ITE.” tandasnya. (Inong)

Tinggalkan Balasan