Bupati Indra Yasin Mulai Khawatir Bahasa Atinggola Nyaris Hilang

13
Bupati Indra Yasin Mulai Khawatir Bahasa Atinggola Nyaris Hilang
Bupati Gorut, Indra Yasin saat menerima kamus bahasa Atinggola dari pihak Kantor Bahasa Provinsi Gorontalo yang diserahkan langsung Armiati Rasyid selaku Kepala Kantor Bahasa Provinsi Gorontalo

Gorut, MEDGO.ID — Bupati Indra Yasin mulai mengaku mulai khawatir penutur bahasa Atinggola mulai berkurang dan di khawatirkan bisa punah.

Bahasa Atinggola kita akan galangkan dan kembangkan di program-program pelestarian budaya” kata Indra Yasin saat ditemui diruang kerja Kamis (26/3/2021). Dalam pelestarian budaya kata Indra Yasin akan menghidupkan kembali melalui kegiatan sastra lisan yang cukup dikenal.

BACA JUGA  Tanpa Konser Amal, Bos Wardah Donasikan 40 M untuk Penanganan Covid-19

Misalnya Tuja’i. Tujai adalah puisi yang bersajak namun tidak terikat  oleh banyaknya baris. Tuja’i biasanya diucapkan dalam acara penghantaran (pelamaran), perkawinan, penobatan raja, mandi lemon, pemberian gelar, perigatan hari-hari besar Islam, memandikan mayat, pemakaman, dan lain-lain.

Kemudian Palebohu, yakni, sejenis puisi bersajak namun tidak terikat oleh banyaknya baris. Polebohu diucapkan atau disampaikan kepada mereka yang akan memasuki era baru, seperti orang yang menikah (semacam nasihat perkawinan), di depan raja yang baru dilantik.

BACA JUGA  Bupati Gorontalo Menyerahkan Bantuan Perikanan Kepada Masyarakat Nelayan

Selanjutnya, Tinilo, yakni, sejenis pantun yang bersajak, jumlah barisnya adalah empat dalam setiap bait. Tinilo berisi sanjungan, hiburan, doa, sejarah, ajakan, dan lain-lain. “Termasuk juga Tanggomo yang merupakan sastra bahasa Gorontalo yang diungkap secara berirama, berbentuk puisi naratif, tidak terikat oleh baris,” kata Indra Yasin.

BACA JUGA  Desa Molsel Prioritaskan Peningkatan Pelayanan Masyarakat Sebagai Desa Maju dan Berkembang.

Indra Yasin mengungkapkan pada OPD terkait agar dapat mengalangkan bahasa atinggola maupun bahasa Gorontalo dan dapat menciptakan generasi penutur agar tidak tergerus oleh zaman. (MDG)

Ucapan Selamat Puasa Rektor UNG Dr Eduart Wolok

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here