Bupati Indra Yasin : ASN Gorut Tidak Ada Boleh Keluar Daerah, Idhul Fitri Nanti

6
Bupati Indra Yasin tegaskan Bagi ASN Tak Boleh Keluar Daerah

Gorut, MEDGO.ID — Bupati Gorontalo Utara Indra Yasin menginstruksikan kepada seluruh jajaran OPD dan pegawainya untuk tidak mudik ataupun keluar daerah.

Hal ini disampaikan Indra Yasin saat memimpin rapat koordinasi ((Rakor) bersama Camat se-Kabupaten Gorontalo Utara, Kepala Puskesmas se-Kabupaten Gorontalo Utara, Sekertaris daerah Gorontalo Utara, Dandim 1313/Gorontalo Utara, dan Kapolres Gorontalo Utara. Rakor tersebut di gelar diruang Tinepo kantor Bupati Gorut
Senin (3/05/2021)

BACA JUGA  Pemda Gorut Fokuskan Pada Beras Lokal Yang Berkualitas

Terkait dengan diberlakukannya penutupan akses jalur mudik di perbatasan Gorontalo dan Sulut (Sulawesi Utara) yang akan rutin beroperasi mulai tanggal 6 Mey sampai berakhirnya lebaran ketupat nanti.

Hal ini dilakukan oleh Pemda Gorut untuk memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19, serta mengantisipasi membludaknya arus mudik yang akan keluar masuk di pintu perbatasan menjelang lebaran Idul Fitri yang tinggal menghitung hari.

BACA JUGA  Desa Molsel Prioritaskan Peningkatan Pelayanan Masyarakat Sebagai Desa Maju dan Berkembang.

Tidak hanya masyarakat saja yang dilarang mudik, tetapi juga para ASN yang ada dilingkungan Pemda Gorut dilarang mudik atau pun keluar daerah, sebab menurut Indra Yasin, semua pegawai yang ada di Gorut tidak semuanya berasal dari Gorontalo, dan ada dari berbagai daerah.

“Saya minta semua pegawai atau semua OPD yang punya karyawan/ karyawati dari luar daerah yang ingin mudik di stop dulu, belum ada mudik, kecuali orang tuanya sedang sakit. Kan pegawai di sini ini bukan orang Gorontalo semua, karena ada dari berbagai luar daerah. Jadi kalau ada keluarga kita yang ingin mudik, tolong sampaikan untuk sementara waktu di tunda mudiknya.” imbuh Indra

BACA JUGA  Kades Botungobungo Siap Gandeng LPPM UMGO dan Yayasan Pomayalo Lipu Dalam Pengolaan Wisata

Bupati juga memerintahkan kepada dinas perhubungan Kabupaten Gorontalo Utara untuk segera melakukan himbauan ke seluruh jasa angkutan umum seperti PO, untuk tidak melakukan pemberangkatan ke luar daerah, dan hanya bisa melayani penumpang antar kota/Provinsi dan Kabupaten Gorontalo Utara, sementara untuk rute luar daerah belum bisa di perbolehkan sampai tanggal 17 Mey 2021.

“Oleh sebab itu saya berharap, tidak ada perjalanan dinas, mulai tanggal 6 Mey 2021, semua akses transportasi laut, udara, darat di tutup sementara waktu.” jelas Indra.

Indra juga menginstruksikan kepada seluruh Camat yang ada di Kabupaten Gorontalo Utara untuk segara melakukan koordinasi dan kerja sama dengan TNI-POLRI yang ada di wilayahnya masing-masing.

BACA JUGA  Desa Pontolo Atas Kwandang Kecipratan Anggaran Pamsimas Untuk Pemanfaatan Air Bersih

“Oleh sebab itu nanti para seluruh Camat saya minta untuk kerja sama dengan pak Dandrem dan pak Kapolsek, tadi juga sudah di sampaikan oleh bapak Kapolres Gorut agar dilakukan pengecekan setiap kenderaan yang melintas di wilayah Polseknya masing-masing yang ada di Kabupaten Gorontalo Utara ini.” tandas Indra.

Dirinya juga sangat mengkwatirkan akan terjadi lonjakan pemudik yang lebih besar lagi saat memasuki lebaran ketupat nanti, oleh sebab itu pihak Pemda Gorut bekerja sama dengan Jajaran TNI-POLRI untuk melakukan langkah-langkah preventif di dalam mengantisipasi jumlah arus mudik dalam jumlah besar di pintu masuk perbatasan, serta berupaya semaksimal mungkin untuk memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19. (Inong)

Reporter: Suripno Ar. Onge

Ucapan Selamat Puasa Rektor UNG Dr Eduart Wolok

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here